Jakarta, TopBusiness—Industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia menunjukkan perkembangan yang positif. Pada tahun 2026, ekspor dikuartal pertama sebesar USD 5,97 miliar, atau tumbuh 16,83% dibandingkan kuartal yang sama tahun 2025 sebesar USD 5,11 miliar.
Sementara impor meningkat seiring bertambahnya kebutuhan bahan baku industri.
“Perkembangan tersebut menunjukkan kuatnya sistem pengelolaan bahan kimia agar pertumbuhan industri dapat berlangsung secara berkelanjutan, sekaligus memerhatikan perlindungan kesehatan masyarakat dan lingkungan,” kata Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin), Wiwik Pudjiastuti, dalam keterangan tertulis (15/7/2027).
Penguatan sistem pengelolaan bahan kimia bukan hanya untuk memenuhi komitmen internasional.
“Tetapi juga menjadi kebutuhan nasional agar industri dapat tumbuh secara aman, bertanggung jawab, dan mampu bersaing di pasar global,” kata Wiwik.