Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan perdagangan Kamis pagi bergerak di zona hijau. IHSG dibuka menguat 12,14 poin atau 0,19 persen ke level 6.346,62.
Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 turut menguat 0,81 poin atau 0,13 persen ke posisi 633,36, mencerminkan masih adanya minat beli pada saham-saham berkapitalisasi besar.
Pada awal perdagangan, aktivitas transaksi di BEI berlangsung cukup aktif. Frekuensi perdagangan tercatat sekitar 58 ribu kali transaksi, dengan volume perdagangan mencapai sekitar 1,1 miliar saham. Adapun nilai transaksi harian pada menit-menit awal perdagangan mencapai sekitar Rp620 miliar.
Pergerakan harga saham juga menunjukkan dominasi sentimen positif. Sebanyak sekitar 215 saham menguat, 110 saham melemah, dan 190 saham lainnya bergerak stagnan pada awal sesi perdagangan.
Penguatan IHSG pada pembukaan diperkirakan didorong oleh membaiknya sentimen pasar global setelah pelaku pasar merespons positif perkembangan ekonomi Amerika Serikat serta ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral. Selain itu, kenaikan harga sejumlah komoditas turut memberikan sentimen positif bagi saham-saham berbasis sumber daya alam.
Di dalam negeri, investor juga masih mencermati laporan kinerja emiten semester pertama 2026 yang mulai dirilis. Emiten dengan fundamental yang kuat diperkirakan masih menjadi incaran pelaku pasar, terutama pada sektor perbankan, energi, dan komoditas.
Meski dibuka menguat, pergerakan IHSG sepanjang perdagangan diperkirakan masih akan diwarnai aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan dalam beberapa sesi sebelumnya. Oleh karena itu, investor diperkirakan akan tetap selektif memilih saham dengan prospek kinerja yang solid serta didukung sentimen positif dari pasar global maupun domestik.
Data AI
