TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Dibuka Melemah, Tekanan Bursa Global Bayangi Perdagangan

Agus Haryanto
24 July 2026 | 09:26
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan Jumat di zona merah. IHSG dibuka melemah 48,33 poin atau 0,77 persen ke level 6.266,98. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 turun 6,66 poin atau 1,06 persen menjadi 620,46. Pelemahan terjadi di tengah sentimen negatif dari pasar global yang dipicu kenaikan harga minyak dunia akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Pada awal perdagangan, aktivitas transaksi berlangsung cukup aktif. Sebanyak 996,11 juta saham telah diperdagangkan dengan frekuensi sekitar 90 ribu kali transaksi, sementara nilai transaksi mencapai Rp539,76 miliar. Sebanyak 264 saham melemah, 131 saham menguat, dan 222 saham bergerak stagnan.

Tekanan jual terutama terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar yang selama ini menjadi penopang utama indeks, khususnya sektor perbankan dan saham-saham berbobot besar lainnya. Pelemahan kelompok saham tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap penurunan IHSG pada awal sesi.

Secara teknikal, pelemahan IHSG menunjukkan investor masih bersikap hati-hati menyusul meningkatnya ketidakpastian global. Sentimen eksternal seperti pergerakan bursa saham dunia, fluktuasi harga komoditas, serta kekhawatiran terhadap arah kebijakan suku bunga global masih menjadi faktor yang membayangi pergerakan pasar domestik.

Meski demikian, selama IHSG mampu bertahan di atas area support terdekat, peluang terjadinya rebound masih terbuka seiring potensi masuknya kembali dana investor ke saham-saham berfundamental kuat.

Data AI

BACA JUGA:   Jelang Akhir Pekan, Koleksi Saham Ini: BUMI, PNLF, TOBA, GOTO, BBCA, dan VKTR
Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Kans Masih di Zona Merah, Analis Sarankan Buy Saham Ini: AKRA, LSIP, AMMN, BRMS, PTRO, dan INTP

Next Post

Konsolidasi Maskapai BUMN, Garuda Group Disiapkan Kuasai Pasar dengan Layanan Penerbangan Terbaik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR