TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways di Tengah Sentimen Beragam Pasar Global

Agus Haryanto
27 July 2026 | 08:14
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak sideways pada perdagangan Senin (27/7/2026), di tengah sentimen yang beragam dari pergerakan pasar regional maupun harga komoditas.

Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia dalam laporan hariannya yang dipublikasikan melalui laman samuel.co.id menyebutkan bahwa pergerakan IHSG hari ini diperkirakan cenderung mendatar seiring masih beragamnya arah pasar global.

Di Amerika Serikat, mayoritas indeks saham ditutup menguat pada perdagangan Jumat (24/7). Indeks Dow Jones naik 0,46% dan S&P 500 menguat 0,05%, sedangkan Nasdaq terkoreksi 0,64%. Wall Street mengakhiri pekan dengan pergerakan yang beragam di tengah meningkatnya ketegangan terkait Iran dan aksi jual pada sektor chip, sementara harga minyak melemah seiring harapan baru terhadap pembicaraan perdamaian.

Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun turun 0,34% menjadi 4,677%, sedangkan Indeks Dolar AS menguat tipis 0,02% ke level 101,47.

Di pasar komoditas, harga minyak WTI turun 3,12% menjadi US$89,31 per barel dan Brent melemah 3,88% menjadi US$96,78 per barel. Sementara itu, harga batu bara naik 0,67% menjadi US$135,40 per ton, crude palm oil (CPO) menguat 0,25% menjadi MYR4.722 per ton, dan emas naik tipis 0,08% menjadi US$4.053 per ons.

Dari kawasan Asia, mayoritas bursa ditutup melemah pada Jumat (24/7). Indeks Hang Seng turun 0,98%, Nikkei terkoreksi 2,73%, dan Shanghai melemah 1,61%.

Sementara itu, IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup turun 1,88% ke level 6.196,43. Investor asing membukukan aksi jual bersih sebesar Rp1,36 triliun, yang terdiri atas jual bersih Rp1,25 triliun di pasar reguler dan Rp109,3 miliar di pasar negosiasi.

Aksi jual bersih asing terbesar di pasar reguler terjadi pada saham BMRI senilai Rp639,6 miliar, diikuti BUMI sebesar Rp164,9 miliar dan CUAN sebesar Rp140,3 miliar. Sebaliknya, saham yang mencatat beli bersih asing terbesar adalah BBRI sebesar Rp131,1 miliar, BBCA Rp124 miliar, dan ANTM Rp51,1 miliar.

BACA JUGA:   IHSG Turun Sedikit

Saham MORA, MPRO, dan BULL menjadi pendorong utama penguatan indeks, sedangkan BMRI, AMMN, dan BUMI menjadi saham yang paling membebani pergerakan IHSG.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, indeks KOSPI turun 0,17%, sementara Nikkei menguat 0,20%. Dengan mempertimbangkan sentimen pasar regional dan pergerakan harga komoditas yang masih beragam, Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG bergerak sideways pada perdagangan hari ini.

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Pasar di Awal Pekan, Ini Rekomendasi Saham Analis: BBCA, UNVR, BRPT, BNBR

Next Post

BEI Suspensi MPRO di Pasar Reguler dan Tunai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR