TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bappenas: IMF Meeting Beri Kontribusi Rp 6,9 Triliun

Nurdian Akhmad
30 April 2018 | 08:17
rubrik: Ekonomi
Bappenas: IMF Meeting Beri Kontribusi Rp 6,9 Triliun

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Kajian Bappenas memperkirakan total dampak langsung penyelenggaraan International Monetary Fund and World Bank (IMF-WB) Annual Meeting 2018 yang akan dilaksanakan Oktober mendatang di Bali mencapai Rp 6,9 triliun. Jumlah itu berasal baik dari sisi pengeluaran pengunjung, biaya konstruksi, dan biaya operasional dari acara tersebut.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, penyelenggaraan acara ini diperkirakan akan berkontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, melalui penciptaan kesempatan kerja, peningkatan pendapatan rumah tangga, pertumbuhan sektor pariwisata, peningkatan pendapatan usaha lokal, dan peningkatan penerimaan negara.

“Dari segi pengeluaran peserta yang diperkirakan mencapai 15 ribu orang, dampak ekonomi dari acara ini diperkirakan mencapai Rp 943,5 miliar, yaitu 95,2% berasal dari wisatawan mancanegara dan 4,8% berasal dari wisatawan nusantara,” kata Bambang dari siaran persnya, Senin (30/4/2018).

Pengeluaran terbesar adalah akomodasi yang mencapai Rp 569,9 miliar, diikuti makanan dan minuman sebesar Rp 190,5 miliar, transportasi sejumlah Rp 36,1 miliar, hiburan sebesar Rp 57 miliar, dan souvenir senilai Rp 90,2 miliar.

Sementara itu, perkiraan biaya konstruksi untuk mendukung penyelenggaraan acara ini termasuk pembangunan Underpass Ngurah Rai, Pelabuhan Benoa, Patung Garuda Wisnu Kencana, dan Tempat Pembuangan Akhir Sampah Suwung mencapai Rp 4,9 triliun. Sedangkan biaya operasional penyelenggaran acara ini sebesar Rp 1,1 triliun.

“Untuk meningkatkan dampak ekonomi penyelenggaraan IMF-WB Annual Meeting 2018, kebijakan harus difokuskan untuk mempromosikan pariwisata secara maksimal dengan peningkatan pengeluaran peserta selama acara berlangsung dan peningkatan kepuasan peserta untuk dapat kembali berkunjung dan membagi pengalaman tersebut dengan teman atau keluarga, mempercepat peningkatan perdagangan dan transaksi bisnis selama dan setelah acara berlangsung, serta mendorong peningkatan investasi asing masuk ke Indonesia,” jelas Bambang.

BACA JUGA:   Apindo: Kesepakatan IEU-CEPA Perluas Pasar Ekspor
Tags: IMF meeting
Previous Post

Tol Cisumdawu I dan II Selesai Akhir 2019

Next Post

IHSG Dibuka Melejit 32 Poin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR