Jakarta, BusinessNews Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan terakhir bulan April ini, Senin (30/4) pukul 9.16 WIB, IHSG melejit 0,59% atau 32 poin ke 5.952,15.
Sembilan sektor menguat pada pembukaan perdagangan pagi ini. Hanya sektor perkebunan yang turun 0,39%. Sektor industri dasar mencatat kenaikan terbesar, yakni 0,82%. Sektor keuangan pun menguat 0,82%.
Sektor infrastruktur naik 0,77%. Sektor manufaktur dan barang konsumer menguat masing-masing 0,67%.
Ada 180 saham yang bergerak menguat pada awal perdagangan hari ini. Masih ada 84 saham melemah dan 109 saham bergerak mendatar.
Sementara itu, mayoritas indeks saham lainnya di Asia Tenggara bergerak positif pagi ini, dengan indeks FTSE Straits Time Singapura (+1,15%), indeks FTSE Malay KLCI (-0,13%), dan indeks PSEi Filipina (+0,31%).
Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,55%, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong menguat 1,58%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia Pacific selain Jepang naik 0,5% pada pukul 10.03 pagi waktu Hong Kong.
Dilansir Bloomberg, sejumlah bursa saham di Asia menguat pada perdagangan pagi ini, meski aktivitas perdagangan beberapa pasar utama ditiadakan karena libur, saat para investor mencermati musim laporan keuangan yang sedang berlangsung terhadap serangkaian sinyal campuran untuk pertumbuhan ekonomi global.
Bursa saham di Hong Kong mengalami kenaikan terbesar pagi ini, sedangkan bursa Korea Selatan menguat bersama mata uang won setelah Korea Utara menjanjikan denuklirisasi pada hari Jumat (27/4), menjelang digelarnya tatap muka pertama antara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump.
Rilis data ekonomi terbaru dari China menunjukkan aktivitas manufaktur negeri Tembok Besar tersebut tetap kuat, sekaligus menandakan bahwa ekspansi ekonomi masih utuh.
