TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Strategi Pembiayaan Berkualitas Dongkrak Laba BFIN pada Paruh I 2026

Nurdian Akhmad
27 July 2026 | 10:29
rubrik: Business Info, Capital Market
NPF Naik, BFI Finance Batasi Pembiayaan

Jakarta, TopBusiness – PT BFI Finance Indonesia Tbk (IDX: BFIN) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp828,9 miliar, meningkat 8,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh strategi perusahaan yang mengutamakan kualitas portofolio pembiayaan dan pengelolaan risiko secara disiplin.

Hingga akhir Juni 2026, BFI Finance mengelola piutang pembiayaan (managed receivables) senilai Rp26,5 triliun, naik 3,6 persen secara tahunan. Sementara total aset perusahaan mencapai Rp25,1 triliun, mencerminkan pertumbuhan bisnis yang tetap terjaga di tengah dinamika pasar pembiayaan.

Presiden Direktur BFI Finance Sutadi mengatakan perusahaan terus menerapkan strategi pertumbuhan yang mengedepankan keberlanjutan dengan menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas pembiayaan.

“BFI Finance berfokus pada strategi ketahanan bisnis jangka panjang sembari adaptif terhadap berbagai tantangan perubahan pasar serta melakukan langkah antisipatif dalam mengelola risiko,” ujar Sutadi.

Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, perseroan menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp10,7 triliun. Penyaluran tersebut masih didominasi segmen pembiayaan kendaraan roda empat, baik melalui produk refinancing maupun pembiayaan mobil bekas yang tetap menjadi kontributor utama bisnis perusahaan.

Komitmen terhadap prinsip kehati-hatian tercermin dari kualitas aset yang tetap solid. Hingga 30 Juni 2026, rasio Non-Performing Financing (NPF) bruto tercatat 1,55 persen, sedangkan NPF neto berada di level 0,27 persen. Kedua rasio tersebut berada jauh di bawah rata-rata industri yang masing-masing mencapai 3,06 persen dan 0,85 persen.

Selain itu, BFI Finance mempertahankan tingkat pencadangan yang kuat dengan coverage ratio terhadap NPF bruto sebesar 2,63 kali, sementara gearing ratio tercatat 1,2 kali, jauh di bawah batas maksimum yang ditetapkan regulator sebesar 10 kali.

BACA JUGA:   Dampingi Presiden, Menteri PU: Melalui Infrastruktur Terpadu KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi

Dari sisi operasional, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp3,4 triliun, meningkat 3,7 persen dibandingkan semester I 2025. Kinerja tersebut turut menopang profitabilitas dengan Return on Assets (RoA) sebesar 8,1 persen dan Return on Equity (RoE) sebesar 15,1 persen.

Pada semester pertama tahun ini, BFI Finance juga melakukan penyegaran jajaran manajemen melalui pengangkatan Djemi Suhenda dan Abdul Haris Muhammad Rum sebagai Komisaris Independen, serta menunjuk Amitoaj Singh sebagai Direktur Manajemen Risiko.

Di sisi lain, perusahaan tetap menjaga komitmennya kepada para pemegang saham dengan merealisasikan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,036 triliun atau setara 65,5 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Berdasarkan keputusan RUPST dan RUPSLB pada 20 Mei 2026, pemegang saham menerima dividen total Rp70 per saham, yang terdiri atas dividen interim Rp35 per saham dan dividen final Rp35 per saham.

Sutadi menegaskan BFI Finance akan terus memperkuat fondasi bisnis melalui pertumbuhan yang sehat, kualitas pembiayaan yang terjaga, serta tata kelola perusahaan yang baik.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan seluruh konsumen, mitra bisnis, dukungan regulator, para pemegang saham, serta seluruh pemangku kepentingan. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kinerja yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujar Sutadi.

Tags: PT BFI Finance Indonesia Tbk
Previous Post

BSI Perkuat ESG sebagai Fundamental Strategis Pendorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Next Post

Destry Damayanti Jadi Pejabat Sementara Gubernur BI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR