TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Aktivitas Perdagangan Meningkat, Arus Peti Kemas Pelindo Capai 6,63 Juta TEUs

Nurdian Akhmad
27 July 2026 | 16:24
rubrik: Business Info
Tarif Impor 1.147 Produk Dinaikkan Hingga 10 Persen

aktivitas ekspor dan impor barang di pelabuhan/foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat pertumbuhan arus peti kemas (throughput) sebesar 5,51 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada semester I 2026 menjadi 6,63 juta twenty-foot equivalent units (TEUs). Kinerja tersebut ditopang oleh meningkatnya aktivitas perdagangan, pembukaan layanan pelayaran baru, serta bertambahnya kunjungan kapal di sejumlah pelabuhan.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra mengatakan pertumbuhan terjadi baik pada segmen domestik maupun internasional.

Sepanjang Januari-Juni 2026, arus peti kemas internasional mencapai 2,27 juta TEUs atau meningkat 9,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara arus peti kemas domestik tumbuh 3,72 persen menjadi 4,36 juta TEUs.

Dari sisi perdagangan luar negeri, arus impor tercatat sebesar 1,11 juta TEUs atau naik 11,67 persen, sedangkan arus ekspor mencapai 1,13 juta TEUs atau meningkat 6,70 persen secara tahunan.

“Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas pelayaran, pembukaan layanan (service) baru, penambahan kunjungan kapal, direct call internasional di kawasan Indonesia Timur, hingga meningkatnya kebutuhan logistik untuk mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN),” ujar Widyaswendra dalam keterangan tertulis, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, modernisasi terminal, peningkatan konektivitas antarpelabuhan, dan penguatan layanan juga menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok nasional sekaligus meningkatkan daya saing logistik Indonesia.

Wakil Ketua Umum Bidang Maritim dan Pelabuhan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Harry Sutanto, menilai peningkatan arus peti kemas mencerminkan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Ia menjelaskan, meskipun pertumbuhan impor lebih tinggi dibandingkan ekspor, kondisi tersebut justru menjadi sinyal positif karena sekitar 78 persen impor merupakan bahan baku dan mesin yang dibutuhkan sektor manufaktur.

“Kalau impor naik, sekitar 78 persen di antaranya merupakan bahan baku dan mesin. Artinya prospek ekonomi, terutama sektor manufaktur, masih tumbuh,” ujar Harry.

BACA JUGA:   Peremajaan Sawit Rakyat PTPN IV PalmCo Lampaui Target

Harry menambahkan hampir seluruh pelabuhan yang dikelola Pelindo menunjukkan pertumbuhan positif. Salah satu yang mencatat kenaikan tertinggi adalah Pelabuhan Panjang di Lampung dengan pertumbuhan arus peti kemas mencapai 17,4 persen.

Meski demikian, ia mengatakan perusahaan pelayaran masih berhati-hati dalam membuka rute baru dengan mempertimbangkan kesinambungan volume muatan. Selain itu, industri pelayaran internasional masih menghadapi tantangan akibat konflik geopolitik yang mendorong kenaikan tarif angkutan laut, terutama pada rute Asia-Eropa, serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang meningkatkan biaya impor.

Senada, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (INSA), Carmelita Hartoto, menyebut pertumbuhan throughput peti kemas pada semester pertama 2026 menjadi indikator positif bagi perekonomian nasional.

“Ini tentu sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi dan arus barang di pelabuhan tetap terjaga, meski di tengah tekanan ekonomi global,” kata Carmelita.

Ia berharap tren tersebut dapat dipertahankan melalui peningkatan efisiensi pelabuhan, penguatan konektivitas nasional, serta kelancaran operasional pelayaran agar pertumbuhan sektor logistik berlangsung secara berkelanjutan.

Tags: PT Pelindo Terminal Petikemas
Previous Post

Tekanan Jual Bayangi Perdagangan, IHSG Ditutup Melemah

Next Post

Semester I, BTPS Raih Laba Bersih Rp655 Miliar Ditopang Kualitas Pembiayaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR