Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat pada perdagangan Rabu (29/7/2026). Proyeksi tersebut disampaikan tim riset PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui laman resmi perusahaan.
Dalam riset hariannya, Samuel Sekuritas menyebutkan bahwa IHSG berpotensi menguat seiring sentimen positif dari pembukaan bursa regional Asia pada pagi ini. Bursa Korea Selatan (KOSPI) dibuka naik 1,79%, sedangkan indeks Nikkei Jepang menguat 0,81%.
Dari pasar Amerika Serikat, perdagangan Selasa (28/7/2026) ditutup bervariasi dengan kecenderungan positif. Indeks Dow Jones menguat 1,03%, S&P 500 naik 0,21%, sementara Nasdaq turun 0,98%. Penguatan pasar didorong oleh solidnya kinerja laba emiten dan penurunan harga minyak, meskipun saham-saham semikonduktor masih mengalami tekanan.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 4,25 basis poin menjadi 4,606%, sedangkan indeks dolar AS melemah 0,12% ke level 101,42.
Di pasar komoditas, harga minyak WTI turun 4,06% menjadi USD 79,26 per barel dan Brent terkoreksi 4,83% menjadi USD 84,09 per barel. Harga batu bara turun 1,25% menjadi USD 130,85 per ton, CPO melemah 0,66% menjadi MYR 4.642 per ton, dan emas turun 1,14% menjadi USD 4.030 per ons.
Sementara itu, bursa Asia pada perdagangan Selasa (28/7/2026) mayoritas ditutup melemah. Indeks Hang Seng naik 0,41%, sedangkan Nikkei turun 3,95% dan Shanghai Composite melemah 1,16%.
IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup turun 0,89% ke level 6.130,59. Investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp1,07 triliun, yang terdiri atas jual bersih Rp788,5 miliar di pasar reguler dan Rp276,8 miliar di pasar negosiasi.
Saham dengan jual bersih asing terbesar di pasar reguler adalah BMRI sebesar Rp150,1 miliar, BBRI Rp135,6 miliar, dan TPIA Rp50,9 miliar. Adapun beli bersih asing terbesar tercatat pada TINS Rp33,5 miliar, BRPT Rp32,0 miliar, dan BBCA Rp19,0 miliar.
Saham-saham yang menjadi penopang utama pergerakan IHSG pada perdagangan sebelumnya antara lain ASII, BYAN, dan AMRT. Sementara itu, saham yang menjadi penekan utama indeks adalah MPRO, BBCA, dan BMRI.
Dengan menguatnya pembukaan bursa regional pada pagi ini, Samuel Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang bergerak lebih tinggi pada perdagangan hari ini.
