TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasar Kawasan Industri: Masuk Fase Baru Investasi

Achmad Adhito
5 August 2026 | 13:24
rubrik: Ekonomi
Ini 5 Tren Digital Pendorong Transformasi Bisnis

Sumber Ilustrasi: Freepik

Jakarta, TopBusiness—Pasar properti industri Greater Jakarta bukan sedang mengalami perlambatan secara menyeluruh. Sebaliknya, pasar memasuki fase investasi baru, di mana perusahaan semakin mengutamakan kepastian operasional, kesiapan infrastruktur, dan keberlanjutan bisnis jangka panjang sebelum memutuskan untuk berekspansi.

“Saat ini, fokus pasar bukan lagi pada besarnya volume transaksi, melainkan pada kualitas keputusan investasinya,” kata Kepala Riset Colliers Indonesia, Ferry Salanto, dalam keterangan yang diterima hari ini oleh Redaksi Majalah TopBusiness.

Kini, investor masih melihat Indonesia sebagai tujuan investasi yang menarik, namun kini semakin selektif dengan lebih mengutamakan kepastian regulasi, kesiapan infrastruktur, dan efisiensi operasional jangka panjang.

Permintaan masih didukung oleh sektor-sektor dengan prospek pertumbuhan jangka panjang, terutama pusat data, logistik, industri kendaraan listrik beserta rantai pasok pendukungnya, elektronik, FMCG, kesehatan, serta ekspansi dari okupier yang sudah beroperasi. Sektor-sektor ini tetap berkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi struktural Indonesia, digitalisasi, konsumsi domestik, dan penguatan rantai pasok.

Riset Colliers menunjukkan, total pasokan lahan industri di Jakarta dan sekitarnya tidak mengalami perubahan dan tetap berada di kisaran 18.500 hektare pada kuartal II tahun 2026, karena tidak ada kawasan industri baru yang selesai dibangun selama periode tersebut.

Alih-alih mempercepat peluncuran kawasan baru, para pengembang semakin berfokus pada optimalisasi bank lahan yang sudah dimiliki melalui pengembangan bertahap, penyesuaian masterplan, serta alih fungsi lahan secara selektif untuk merespons kebutuhan okupier yang terus berkembang.

BACA JUGA:   Tetap Stabil, Apartemen Jakarta Potensial untuk Investor dan End User
Tags: colliers indonesiainvestasi kawasan industri
Previous Post

Menkop: Program KDKMP Wujud Nyata Buah Pemikiran Soemitro Djojohadikusumo

Next Post

IEU-CEPA Diteken, Industri Persepatuan Indonesia Berpeluang Gandakan Ekspor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR