Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup naik 0.5%, tapi kembali disertai dengan net sell asing ~188 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah TPIA, TLKM, BBRI, ASII, dan CPIN.
Untuk perdagangan hari ini, menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, IHSG berpotensi bergerak sideways hari ini.
“Dengan kondisi itu, maka level Support IHSG diproyeksi di rentang 6300-6320, dan level Resist IHSG di kisaran 6380-6420,” ujar dia, dalam risetnya, Kamis (6/8/2026).
Trading Idea hari ini: BRMS, TINS, TPIA, PTRO, IATA, dan CUAN
- BRMS Spec Buy dengan area beli di 600-610, cutloss di bawah 590. Target dekat di 630-655.
- TINS Spec Buy dengan area beli di 3860-3880, cutloss di bawah 3830. Target dekat di 3920-4000.
- TPIA Spec Buy dengan area beli di 2040-2060, cutloss di bawah 2020. Target dekat di 2090-2130.
- PTRO Spec Buy dengan area beli di 4660-4710, cutloss di bawah 4600. Target dekat di 4800-4880.
- IATA Spec Buy dengan area beli di 94, cutloss di bawah 92. Target dekat di 99-105.
- CUAN Spec Buy dengan area beli di 650-675, cutloss di bawah 650. Target dekat di 685-705.
Global Overnight Review
Dow Jones Sentuh Rekor Tertinggi, Nasdaq Tertekan Aksi Jual SpaceX dan AMD. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup pada rekor tertinggi pada perdagangan Rabu (5/8), didorong optimisme terhadap kemajuan perundingan damai AS dan Iran.
Sedangkan, Nasdaq mencatat penurunan setelah saham SpaceX dan Advanced Micro Devices (AMD) terkoreksi usai merilis laporan keuangan. Indeks Dow Jones naik 0,49%, sedangkan S&P 500 turun 0,17%, dan Nasdaq Composite melemah 0,83%.
Sentimen pasar didukung oleh kabar kemajuan perundingan perdamaian di Timur Tengah. Seorang sumber senior Iran dan dua pejabat kawasan mengatakan kepada Reuters bahwa usulan kesepakatan antara Iran dan Oman akan memberikan Teheran kewenangan atas kapal-kapal yang memasuki Teluk Persia melalui Selat Hormuz.
Kesepakatan tersebut dinilai menjadi salah satu konsesi terbesar yang pernah diberikan kepada Iran.
Di sisi lain, saham SpaceX anjlok 13,6%. Perseroan melaporkan pendapatan hampir dua kali lipat dan penyempitan rugi operasional pada laporan keuangan pertamanya sebagai perusahaan publik. Selain itu, saham AMD turun 7%.
Prospek pendapatan kuartalan perusahaan memang melampaui ekspektasi berkat tingginya permintaan chip AI. Sedangkan, saham Amgen melonjak 4,6% setelah penjualan 2Q naik 9%, dan Eli Lilly menguat 4,9% usai menaikkan proyeksi pendapatan tahunan.
Saham Disney juga menguat 3,6% setelah membukukan laba 3Q yang melampaui ekspektasi analis. Dari sisi ekonomi, pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta AS melambat pada bulan Juli.
Data tersebut menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pasar menjelang rilis data tenaga kerja pemerintah AS pada Jumat (7/8).
Di sisi kebijakan moneter, Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan kini saatnya bank sentral mulai menaikkan suku bunga secara bertahap.
Bursa Asia Melonjak, Ikuti Rekor Wall Street, Harga Minyak Terus Melemah. Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Rabu (5/8) seiring membaiknya sentimen terhadap saham-saham teknologi setelah musim laporan keuangan yang solid mendorong indeks Wall Street mencetak rekor tertinggi.
Di sisi lain, harga minyak melemah di tengah harapan kemajuan negosiasi pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Indeks Nikkei Jepang melonjak 3,7%, dan Topix melesat 2,1%. Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 3,8%, dan Kosdaq menguat 2,4%. Selain itu, Hang Seng Hong Kong naik 0,24%, Taiex Taiwan menguat 2,9%, dan ASX 200 Australia bertambah 0,9%. Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah 0,55%, dan FTSE Malay KLCI menguat 0,9%. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)
