Jakarta, TopBusiness – PT Bank CIMB Niaga Tbk (IDX: BNGA) atau CIMB Niaga memperluas ekosistem layanan finansial digital melalui kolaborasi dengan Ajaib Group. Kemitraan tersebut mengintegrasikan layanan perbankan, investasi digital, dan wealth management untuk memudahkan masyarakat mengelola keuangan dan investasi dalam satu pengalaman yang lebih terhubung.
Melalui kerja sama ini, nasabah CIMB Niaga akan memperoleh akses yang lebih mudah ke layanan investasi saham Ajaib. Nasabah dapat membuka akun Ajaib dan Rekening Dana Nasabah (RDN) CIMB Niaga melalui aplikasi OCTO secara lebih seamless.
Selain itu, nasabah nantinya dapat melihat portofolio investasi saham yang dimiliki di Ajaib melalui OCTO. Dengan integrasi tersebut, aktivitas perbankan dan pemantauan investasi dapat dilakukan dalam satu ekosistem digital.
Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi mengatakan, kebutuhan masyarakat terhadap layanan finansial terus berkembang. Menurutnya, masyarakat kini membutuhkan solusi yang tidak hanya menyediakan layanan perbankan dan investasi secara terpisah, tetapi juga mampu menghubungkan keduanya dalam satu pengalaman.
“Melalui kolaborasi dengan Ajaib, kami ingin menghadirkan lebih banyak value bagi nasabah lewat pengalaman finansial yang terintegrasi,” ujar Noviady dalam acara Kemitraan Strategis CIMB Niaga & Ajaib Group di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/8/2026).
Noviady mengatakan, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya CIMB Niaga memperkuat posisinya sebagai The Wealth Bank of Choice. Perseroan ingin menyediakan solusi keuangan yang dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan finansial masing-masing nasabah.
“Sebagai one-stop financial solution, kami terus melengkapi ekosistem layanan keuangan, termasuk investasi saham yang nantinya melalui kemitraan ini bisa diakses dengan semakin mudah dan seamless oleh jutaan pengguna OCTO,” ujarnya.
Lengkapi Investasi Digital OCTO
Kehadiran Ajaib melengkapi instrumen investasi digital yang telah tersedia di OCTO. Sebelumnya, nasabah CIMB Niaga telah dapat mengakses sejumlah produk investasi seperti reksa dana, obligasi, termasuk SBN ritel dan obligasi sekunder, serta jual beli emas.
Dengan kemitraan tersebut, akses terhadap investasi saham turut diperluas melalui ekosistem OCTO. Nasabah juga berkesempatan memperoleh program apresiasi berupa cashback saham BNGA dengan memenuhi persyaratan tertentu.
Di sisi lain, pengguna Ajaib dapat mengakses solusi perbankan CIMB Niaga untuk mendukung kebutuhan finansial sehari-hari maupun aktivitas investasi. Khusus pengguna Ajaib Prime, kerja sama ini juga membuka peluang memperoleh layanan wealth management dan berbagai privilege dari CIMB Preferred.
Co-Founder dan Chief Executive Officer Ajaib Anderson Sumarli mengatakan, kolaborasi dengan CIMB Niaga merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun kebiasaan investasi jangka panjang di tengah semakin berkembangnya profil investor Indonesia.
Menurut Anderson, tantangan industri investasi saat ini tidak lagi sekadar mendorong masyarakat untuk mulai berinvestasi, tetapi juga membantu investor mempertahankan kebiasaan tersebut secara konsisten.
“Karena pada akhirnya, kekayaan tidak dibangun dari satu keputusan yang besar, melainkan dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten,” kata Anderson.
Ia menambahkan, integrasi dengan layanan perbankan CIMB Niaga diharapkan dapat membuat pengalaman finansial masyarakat menjadi lebih sederhana dan saling terhubung. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih fokus mencapai tujuan finansial jangka panjang.
KSEI Dukung Perluasan Akses Pasar Modal
Kolaborasi CIMB Niaga dan Ajaib juga mendapat dukungan dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Direktur Penyelesaian, Kustodian, dan Pengawasan KSEI Eqy Essiqy menilai kerja sama antara perusahaan perbankan dan investasi dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap pasar modal.
“KSEI mendukung berbagai kolaborasi yang dapat mempercepat perluasan akses masyarakat ke pasar modal, seperti yang dilakukan oleh CIMB Niaga dan Ajaib Group,” ujar Eqy.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah masyarakat yang mulai berinvestasi, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan investasi yang berkelanjutan.
Sejalan dengan perkembangan jumlah investor dan perubahan perilaku masyarakat yang semakin menempatkan investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan, Eqy menilai kualitas partisipasi investor juga menjadi perhatian penting.
Ke depan, CIMB Niaga dan Ajaib akan mengeksplorasi berbagai peluang kolaborasi lanjutan untuk menghadirkan layanan finansial yang semakin terintegrasi.
Kedua perusahaan berharap kemitraan tersebut dapat memperluas inklusi dan memperkuat literasi keuangan dengan mendorong masyarakat berinvestasi sesuai tujuan finansial dan profil risikonya masing-masing.
Anderson menegaskan, perkembangan industri investasi Indonesia tidak cukup hanya diukur dari jumlah rekening investasi yang dibuka. Menurutnya, keberhasilan industri juga ditentukan oleh kemampuan masyarakat mempertahankan kebiasaan berinvestasi dan membangun aset secara konsisten.
Karena itu, Ajaib akan terus memperkuat teknologi, riset pasar, edukasi, serta layanan investasi. Platform Ajaib saat ini menyediakan akses terhadap berbagai instrumen investasi, mulai dari saham Indonesia dan saham Amerika Serikat, reksa dana, obligasi, hingga aset kripto melalui entitas usaha yang memiliki izin sesuai ketentuan regulator.
“Kami percaya keberhasilan industri investasi Indonesia pada akhirnya tidak diukur dari berapa banyak rekening yang dibuka, tetapi dari berapa banyak masyarakat yang mampu terus berinvestasi dan membangun aset secara konsisten,” kata Anderson.
