Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/8/2026). IHSG turun 44,28 poin atau 0,69% ke posisi 6.365,37 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya.
Pelemahan IHSG terjadi di tengah tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Sepanjang sesi perdagangan, pergerakan indeks cenderung berada di zona merah hingga penutupan pasar sore.
Data BEI menunjukkan sebanyak 287 saham menguat, 329 saham melemah, dan 180 saham stagnan. Aktivitas perdagangan saham juga tercatat cukup ramai dengan total volume mencapai 46,61 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp18,02 triliun.
Analis menilai pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini terutama dipicu aksi ambil untung pada saham-saham sektor perbankan yang sebelumnya mengalami penguatan. Selain itu, saham sektor telekomunikasi dan otomotif juga memberikan kontribusi negatif terhadap pergerakan indeks.
Di sisi lain, minat beli pada saham-saham berbasis komoditas dan energi terbarukan membantu menahan pelemahan IHSG agar tidak turun lebih dalam.
Dengan penutupan di level 6.365,37, pelaku pasar akan mencermati sentimen global, pergerakan nilai tukar rupiah, serta data ekonomi domestik sebagai arah perdagangan IHSG pada sesi berikutnya.
Data AI
