Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG pada hari Kamis (13/08) ditutup melemah pada level 6,301.77 (-1.13%). Pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Basic Materials (-2.93%) dan Energy (-2.32%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp 1.3 triliun di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dibeli seperti: TPIA, PTRO, BRPT, DSSA, dan ASII.
Sentimen negatif disebabkan oleh respons negatif hasil tinjauan indeks MSCI periode Agustus 2026 serta menanti arah kebijakan fiskal mendatang.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish, berhasil menembus masih di atas MA20, indikator Stochastic dead cross.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami pelemahan. Berikut saham pilihan hari ini: BBCA, BBRI, BBNI, dan SMRA,” sebut riset harian Research Team Reliance Sekuritas, Jumat (14/8/2026).
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat.
Sentimen positif disebabkan oleh saham-saham teknologi dan data inflasi produsen yang cenderung moderat yang memicu para pedagang untuk menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.
MARKET OUTLOOK
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas menguat. Seperti Indeks Nikkei225 menguat +1.77% dan Indeks Kospi menguat +2.35%.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,230 dan resistance pada level 6,374 dengan kecenderungan melemah,” ujar dia.
Berikut saham pilihan hari ini:

