Jakarta, TopBusiness—Bandar Udara Dhoho, Kediri (Jawa Timur), mendapatkan tambahan modal Rp200 miliar untuk menunjang biaya operasional. Dalam hal itu, PT Surya Dhoho Investama sebagai pengelola bandara tersebut mendapatkan tambahan modal itu dari induk usaha yakni PT Gudang Garam, Tbk.
Dalam keterbukaan informasi untuk Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini, Direktur Gudang Garam, Istata Siddharta, menjelaskan bahwa penambahan modal itu merupakan transaksi afiliasi. Sebanyak 99,9% saham Surya Dhoho dimiliki oleh Gudang Garam.
Istata menjelaskan, penambahan modal itu berlangsung via pembelian saham baru Surya Dhoho oleh Gudang Garam. Sebanyak 200.000 saham baru dari Surya Dhoho dibeli oleh Gudang Garam.
Tambahan modal itu, ia menjelaskan, membuat modal ditempatkan/modal disetor Surya Dhoho naik menjadi Rp14,5 triliun.
