Jakarta, TopBusiness — MNC Sekuritas dalam MNCS Daily Scope edisi 18 Agustus 2026 melihat peluang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), setelah indeks ditutup menguat 1,59% ke level 6.401 pada perdagangan sebelumnya.
Penguatan IHSG tersebut disertai dengan munculnya volume pembelian dan indeks masih mampu bertahan di atas rata-rata pergerakan 20 hari (MA20). Kendati demikian, pada timeframe mingguan, IHSG masih terkoreksi 0,12% dan pergerakannya masih tertahan oleh MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan terdapat dua skenario pergerakan IHSG. Dalam skenario terbaik (best case), IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) pada wave [iv]. Kondisi tersebut membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan menuju rentang 6.440-6.544.
Sementara itu, dalam skenario terburuk (worst case), IHSG diperkirakan telah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal. Dengan demikian, indeks berpotensi mengalami koreksi ke rentang 5.890-6.192 untuk membentuk wave (b).
Untuk perdagangan berikutnya, level support IHSG berada di 6.201 dan 6.029, sedangkan resistance berada di 6.454 dan 6.599.
AADI — Buy on Weakness
Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) ditutup menguat 4,14% ke level Rp9.425. Penguatan tersebut disertai volume pembelian dan harga saham masih mampu bertahan di atas MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi AADI saat ini berada pada bagian dari wave [v] dari wave C.
Strategi yang direkomendasikan adalah Buy on Weakness pada area Rp9.225-Rp9.350, dengan target harga Rp9.575 dan Rp9.975. Sementara itu, batas stop loss berada di bawah Rp9.150.
ANTM — Trading Buy
Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat 2,33% ke level Rp3.070 dengan dukungan volume pembelian. Penguatan tersebut juga membawa harga saham mampu bergerak di atas MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan ANTM sedang berada pada bagian dari wave [d] dari wave B dalam pola triangle pada label hitam.
Strategi Trading Buy dapat dilakukan pada area Rp2.810-Rp2.960. Target harga ditetapkan pada Rp3.140 dan Rp3.190, dengan stop loss di bawah Rp2.750.
PGAS — Buy on Weakness
Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 1,36% ke level Rp1.495. Kenaikan tersebut disertai munculnya volume pembelian, meskipun harga saham masih belum mampu menembus MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi PGAS saat ini berada pada bagian dari wave [b] dari wave A.
Investor dapat mempertimbangkan strategi Buy on Weakness pada area Rp1.440-Rp1.465. Target harga berada di Rp1.555 dan Rp1.620, sedangkan stop loss ditetapkan di bawah Rp1.425.
VKTR — Trading Buy
Saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mencatat kenaikan signifikan sebesar 7,93% ke level Rp885. Penguatan tersebut disertai dengan munculnya volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan VKTR saat ini berada pada bagian dari wave 5 dari wave (A).
Rekomendasi yang diberikan adalah Trading Buy pada area Rp850-Rp880, dengan target harga Rp935 dan Rp975. Stop loss berada di bawah Rp835.
XMIG — Buy on Weakness
Saham XMIG menguat 1,88% ke level Rp163 dan turut didukung oleh munculnya volume pembelian. Berdasarkan analisis gelombang, MNC Sekuritas memperkirakan XMIG sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 5 dari wave (C).
Strategi Buy on Weakness direkomendasikan pada area Rp138-Rp148, dengan target harga Rp173 dan Rp184. Adapun stop loss berada di bawah Rp136.
