TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Wah, Limbah Rupiah Kini ‘Disulap’ Jadi Cendera Mata

Achmad Adhito
18 August 2026 | 10:06
rubrik: Business Info
Modal Asing Masuk, Kurs Rupiah Menguat

Foto: Dhi/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness—Bank Indonesia (BI) memanfaatkan limbah uang untuk menghasilkan nilai baru melalui pendekatan ekonomi sirkular. Langkah nyata yang ditempuh adalah bekerjasama dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengolah limbah racik uang menjadi cendera mata.

Hal itu dikatakan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, dalam keterangan resmi (17/8/2026).

BI juga bermitra dengan perusahan pengolahan energi sehingga limbah racik uang digunakan menjadi tambahan sumber energi listrik ataupun industri. Saat ini, 72% dari limbah racik uang kertas telah diolah.

Selanjutnya, untuk tahun 2027, Bank Indonesia menargetkan seluruh limbah racik uang akan diolah secara sirkuler. “Dengan langkah ini, pengelolaan uang Rupiah semakin memberikan manfaat bagi lingkungan dan perekonomian,” kata Ricky dalam keterangan dari Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny.

Membuka rangkaian Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2026 di Istora Senayan (14/6/2026), ia menyampaikan bahwa pengelolaan uang menghadapi tuntutan lingkungan atau keberlanjutan (environmental sustainability).

Pengelolaan Rupiah tidak berhenti ketika uang tidak lagi layak edar. Ketika uang tidak lagi layak edar, pertanyaannya bukan lagi sekadar bagaimana memusnahkannya, tetapi bagaimana memberikan nilai baru melalui pemanfaatan yang produktif.

Untuk menjawab perubahan tersebut, Bank Indonesia melakukan transformasi ramah lingkungan dalam proses pencetakan, pengedaran, dan pemusnahan uang Rupiah. Inovasi pengelolaan uang Bank Indonesia ini telah meraih penghargaan International Association of Currency Affairs (IACA) Award 2026. 

BACA JUGA:   AirNav Pastikan Navigasi Penerbangan Siap Sambut Libur Panjang
Tags: bank indonesiapengolahan limbah rupiah
Previous Post

IHSG Dibuka Menguat, Aktivitas Perdagangan Saham Bergerak Positif

Next Post

Menekraf: Kreativitas Harus Naik Kelas Jadi Kekuatan Ekonomi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR