Nanovest menempatkan manajemen risiko sejak tahap desain produk melalui KYT, keamanan siber berlapis, dan independent risk review.
Jakarta, TopBusiness – PT Tumbuh Bersama Nano (Nanovest) menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan (GRC) melalui keamanan informasi dan Know Your Transaction (KYT).
Komitmen tersebut disampaikan dalam Wawancara Penjurian TOP GRC Awards 2026 pada Rabu (19/8/2026). Tim Nanovest terdiri atas Guntur Althair Ahmady, Risk and Anti Fraud Lead; Jasmadi Ramadhan Beruh, Customer Experience Lead; Vitri Ani, Head of Customer Experience & Human Resource; serta Yunifa Wirman dari Teknologi Informatika.
Mereka membawakan materi “Penanganan KYT dan Sistem Manajemen Keamanan Informasi Nanovest”. Keamanan aset digital dan data pengguna menjadi prioritas sejak berdiri pada 2021.
GRC Ditempatkan Sejak Tahap Desain
Guntur mengatakan keberlanjutan bisnis mencakup empat hal, yakni izin usaha, pencegahan fraud dan TPPU, keamanan sistem, serta daya tahan keuangan.
“Keberlanjutan bisnis berarti empat hal yang dijaga bersamaan: izin usaha, pencegahan fraud & TPPU, keamanan sistem, dan daya tahan keuangan,” ujar Guntur.
Dalam penjurian, Nanovest memaparkan transisi pengawasan dari Bappebti ke OJK, dari PFAK ke PAKD, yang dilalui tanpa gangguan operasional ketika volume transaksi 2025 tumbuh 95 persen secara tahunan.
Untuk keamanan siber, Nanovest menerapkan ISO 27001/27017/27018, MPC wallet Fireblocks, dan asuransi cybercrime sebagai tiga lapisan perlindungan. Sistem KYT real-time dan KYC digunakan untuk memitigasi risiko TPPU dan pendanaan terorisme.
Nanovest juga mencatat seluruh lima KPI Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) 2025 tercapai, mencakup business continuity, integritas data, remediasi kerentanan siber, security awareness, dan perlindungan data pribadi.
Setiap High-Level Design (HLD) produk atau fitur baru wajib melalui independent risk review oleh LOD2 sebelum dirilis. Proses ini menghasilkan risk register terstandardisasi yang memetakan risiko dan dampaknya.
“Pendekatan risk review by design ini menempatkan fungsi GRC di hulu proses inovasi, selaras dengan tema Sustainability by Design TOP GRC Awards tahun ini,” kata Guntur.
Dinilai Dewan Juri
Tim Nanovest dinilai Dewan Juri TOP GRC Awards 2026 yang terdiri atas Benyamin De Haan, Prof. Satya Arinanto, Prof. Wahyudin Zarkasyi, Alberto D. Hanani, dan Teguh Imam Suyudi.
TOP GRC Awards 2026 mengusung tema “Sustainability by Design: A Journey Through Intelligent GRC”, sebagai strategic enabler untuk kepatuhan, mitigasi risiko, inovasi, dan nilai berkelanjutan. Tema tersebut juga menjadi kerangka Nanovest dalam menempatkan pengelolaan risiko sejak tahap perancangan produk.
