Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG pada hari Rabu (19/08) ditutup melemah pada level 6,394.13 (-0.86%). Pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Basic Materials (-1.21%) dan Consumer Cyclicals (-1.05%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp 488.49 miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: ASII, ANTM, AADI, BUMI, dan INET.
Sentimen negatif disebabkan kekuatiran pelaku pasar akan naiknya harga minyak dunia akibat belum adanya kesepakatan damai antara Iran dan AS.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, masih di atas MA5 dan MA20, indikator MACD golden cross.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami penguatan. Berikut saham pilihan hari ini: BRMS, TINS, SCMA, dan EMTK,” sebut riset dari Research Team, PT Reliance Sekuritas Tbk, Kamis (20/8/2026).
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat. Sentimen positif disebabkan oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang meningkatkan minat terhadap aset berisiko.
Penguatan juga ditopang reli saham produsen vaksin Moderna yang mendorong kenaikan sektor kesehatan.
MARKET OUTLOOK
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas menguat. Seperti Indeks Nikkei225 menguat +0.55% dan Indeks Kospi menguat +2.00%.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,347 dan resistance pada level 6,449 dengan kecenderungan menguat,” ujarnya.
Berikut saham pilihan hari ini:

