Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026, dengan pergerakan positif. IHSG dibuka menguat 22,48 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.524,07.
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turut menguat 2,62 poin atau 0,41 persen ke posisi 641,36.
Penguatan pada awal perdagangan menunjukkan sentimen positif masih menopang pasar saham domestik. Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,68 persen ke level 6.501,585 pada perdagangan Kamis (20/8), dengan mayoritas saham mencatatkan kenaikan.
Secara teknikal, posisi IHSG yang kembali bergerak di atas level 6.500 memberikan sinyal positif terhadap momentum jangka pendek. Namun, setelah mengalami penguatan cukup signifikan pada perdagangan sebelumnya, ruang pergerakan indeks juga berpotensi diwarnai aksi ambil untung atau profit taking.
Sejumlah analis memperkirakan IHSG pada perdagangan Jumat berada pada fase konsolidasi dengan area support di kisaran 6.482 dan resistance sekitar 6.546. Pelaku pasar juga mencermati sejumlah sentimen domestik, termasuk rilis data neraca transaksi berjalan Indonesia kuartal II 2026, yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan indeks sepanjang perdagangan.
Dari sisi sentimen, penguatan pasar masih ditopang oleh optimisme terhadap pasar regional dan global. Namun, investor tetap mewaspadai perkembangan arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, pergerakan imbal hasil obligasi global, serta risiko geopolitik yang dapat memengaruhi minat investor terhadap aset berisiko.
Dengan demikian, pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat diperkirakan masih memiliki kecenderungan positif selama mampu bertahan di atas area support. Namun, indeks perlu menembus area resistance untuk melanjutkan penguatan secara lebih kuat, sementara kegagalan mempertahankan momentum berpotensi memicu konsolidasi di tengah aksi ambil untung investor.
Data AI
