Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan Jumat (21/8/2026) di zona hijau. IHSG menguat 24,10 poin atau 0,37 persen ke level 6.525,69, menandai berlanjutnya sentimen positif di pasar saham domestik pada akhir pekan.
Aktivitas perdagangan saham terpantau cukup ramai dengan total volume mencapai 53,24 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp16,99 triliun. Sebanyak 319 saham menguat, sementara 294 saham melemah dan 178 saham stagnan.
Dominasi jumlah saham yang menguat menunjukkan minat beli investor masih cukup terjaga. Meski demikian, selisih jumlah saham yang naik dan turun yang tidak terlalu lebar juga mencerminkan investor masih bersikap selektif dalam mengambil posisi.
Penguatan IHSG pada akhir perdagangan memberikan sinyal bahwa pasar domestik masih memiliki daya tahan. Kenaikan indeks mengindikasikan adanya akumulasi beli pada saham-saham tertentu yang mampu menopang pergerakan pasar.
Namun, penguatan IHSG yang relatif terbatas menunjukkan belum seluruh pelaku pasar memiliki keyakinan yang sama terhadap arah pergerakan indeks. Jumlah saham yang masih ditutup melemah mengindikasikan aksi jual dan pengambilan keuntungan tetap terjadi di tengah kenaikan indeks.
Nilai transaksi yang mencapai Rp16,99 triliun juga menjadi perhatian. Tingginya aktivitas perdagangan menunjukkan pasar masih aktif dan likuid. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi investor untuk melakukan transaksi, meskipun pergerakan saham secara individual masih cukup beragam.
Secara teknikal, kemampuan IHSG bertahan di atas level 6.500 menjadi salah satu sentimen positif bagi perdagangan berikutnya. Apabila minat beli tetap terjaga, peluang penguatan lanjutan masih terbuka.
Sebaliknya, investor tetap perlu mewaspadai potensi aksi ambil untung setelah indeks mencatatkan kenaikan. Tekanan jual pada sejumlah saham dapat membuat pergerakan IHSG tetap fluktuatif, terutama jika muncul perubahan sentimen dari pasar global maupun perkembangan ekonomi domestik.
Dengan demikian, penutupan IHSG di zona hijau memberikan gambaran positif bagi pasar saham domestik menjelang akhir pekan. Namun, masih besarnya jumlah saham yang mengalami pelemahan menunjukkan penguatan pasar belum terjadi secara merata. Pada perdagangan selanjutnya, investor diperkirakan akan tetap mencermati arah sentimen domestik dan global sambil melakukan seleksi terhadap saham-saham yang dinilai memiliki prospek menarik.
Data AI
