Jakarta, BusinessNews Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Rabu (9/5/2018) masih belum bisa keluara dari tekanan pasar. Tercatat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di level 5.734,18. Pergerakan bursa saham global pengaruhi laju IHSG hari ini.
Membuka perdagangan, ada 115 saham menguat, 86 saham melemah, dan 105 saham stagnan. Pagi ini, transaksi perdagangan mencapai Rp511 miliar dari 1,23 miliar lembar saham diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 1,6 poin atau 0,17% menjadi 922,14, Jakarta Islamic Index (JII) turun 6,46 poin atau 0,98% ke 655,39, indeks IDX30 naik 1,17 poin atau 0,23% ke 501,97 dan indeks MNC36 naik 0,99 poin atau 0,31% ke 324,11.
Mayoritas sektor penggerak IHSG melemah dengan pelemahan yang paling dalam di sektor industri dasar 0,91% dan sektor infrastruktur 0,68. Sementara itu sektor pertambangan dan keuangan masih menguat.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS) naik Rp45 atau 8,82% ke Rp555, saham PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) naik Rp14 atau 3,68% ke Rp394, dan saham PT Elnusa Tbk (ELSA) naik Rp12 atau 2,94% ke Rp420.
Sedangkan saham-saham tertekan antara lain saham KLBF merosot 4,12 persen ke posisi Rp 1.395 per saham, saham SMGR tergelincir 3,06 persenke posisi Rp 8.700 per saham, dan saham MNCN susut 3,03 persen ke posisi Rp 1.280 per saham.
Bursa saham Asia sebagian dibuka bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,17 persen, indeks saham Korea Selatan Kospisusut 0,36 persen, indeks saham Jepang Nikkei tergelincir 0,48 persen, indeks saham Shanghai turun 0,22 persen, dan indeks sahamSingapura turun 0,32 persen. Sedangkan indeks saham Taiwan menguat 0,21 persen.
