Jakarta, TopBusiness – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menerapkan budaya keselamatan kerja melalui pencapaian pada ajang Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2026 yang diselenggarakan oleh 3rd OSH Asia Summit 2026 di Bali. Pada Jumat (21/08), HKI berhasil meraih tiga penghargaan perusahaan sekaligus satu penghargaan individu atas implementasi sistem keselamatan kerja yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.
Berdasarkan hasil evaluasi Dewan Juri ISEA 2026 melalui tahapan penilaian dokumen, presentasi implementasi program, serta wawancara penjurian, HKI ditetapkan sebagai penerima penghargaan pada kategori The Best Digital Safety Transformation Award, The Best Sustainable Safety & ESG Award dan The Best Contractor Safety Management Award. Penghargaan ini langsung diterima oleh Pulung Satyo Anggono selaku Direktur Utama HKI dan Defi Adrian Direktur Operasi III HKI.
“Pencapaian ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya HKI dalam menghadirkan sistem pengelolaan keselamatan kerja yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan standar, tetapi juga mendorong inovasi dan peningkatan kualitas implementasi di seluruh lini operasional,” ungkap Pulung.
Implementasi QHSSE HKI diwujudkan melalui berbagai inisiatif penguatan sistem keselamatan, mulai dari penerapan QHSSE Pass sebagai identifikasi pemenuhan standar spesifikasi, mutu, K3, dan lingkungan dalam memastikan kelayakan pekerjaan, penguatan Good Safety Leadership untuk membangun budaya keselamatan melalui kepemimpinan yang konsisten dan partisipatif, hingga inovasi SITKOM QHSSE yang mendukung percepatan komunikasi, pengendalian, serta pemantauan kondisi aktual penerapan QHSSE di proyek secara terstruktur dan berorientasi pada tindak lanjut.
Penghargaan ini mengusung semangat tema “Advancing Predictive & Sustainable Safety in the Digital and Climate Era”, yang menyoroti pentingnya transformasi keselamatan kerja menuju sistem yang lebih prediktif, terdigitalisasi, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kinerja perusahaan.
Selain penghargaan tingkat perusahaan, Direktur Utama HKI, Pulung Satyo Anggono, juga memperoleh penghargaan The Best Leadership on OSH Culture sebagai apresiasi atas peran kepemimpinan dalam memperkuat penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan.
Sejalan dengan komitmen tersebut, HKI turut berkontribusi dalam rangkaian kegiatan ISEA 2026 melalui sesi diskusi sebagai pembicara untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan keselamatan konstruksi dengan tema “Engineering Safer Infrastructure: Predictive Safety, ESG and Climate Resilience”.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur, HKI menjadikan aspek Quality, Health, Safety, Security, and Environment (QHSSE) sebagai fondasi utama dalam setiap proses bisnis melalui penguatan sistem manajemen keselamatan konstruksi, penerapan konstruksi ramah lingkungan, peningkatan kompetensi insan perusahaan, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan seluruh mitra kerja. Langkah ini sejalan dengan komitmen HKI dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang tidak hanya unggul dari sisi kualitas dan keselamatan, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan (sustainability) bagi lingkungan dan masyarakat.
Penghargaan ISEA 2026 menjadi motivasi bagi HKI untuk terus memperkuat budaya keselamatan sebagai nilai bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
“Dengan capaian ini, HKI akan terus membangun budaya keselamatan yang melekat pada setiap insan perusahaan. Langkah ini sejalan dengan Asta Cita ke-3 dan ke-6 Presiden dalam menciptakan lapangan kerja yang aman dan berkualitas, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan demi kemaslahatan masyarakat,” tutup Pulung.
