Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Senin (24/8/2026). IHSG naik 18,31 poin atau 0,28 persen ke posisi 6.544,00 dari penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.525,69.
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turut bergerak di zona hijau dengan kenaikan 1,41 poin atau 0,22 persen ke posisi 646,00.
Pada saat pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, aktivitas transaksi tercatat mencapai volume 349,88 juta saham dengan nilai transaksi Rp187,08 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 41.216 kali transaksi. Sebanyak 264 saham menguat, 64 saham melemah, sedangkan ratusan saham lainnya belum bergerak atau stagnan.
Penguatan IHSG pada awal perdagangan menunjukkan sentimen domestik masih cukup positif. Indeks yang mampu bertahan di atas level psikologis 6.500 menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi menjadi pijakan bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan apabila minat beli investor tetap terjaga.
Dari sisi sektoral, mayoritas sektor bergerak di zona hijau pada pembukaan perdagangan. Sektor energi, bahan baku, infrastruktur, industri, teknologi, serta sejumlah sektor lainnya turut memberikan dorongan terhadap indeks. Meski demikian, tekanan pada beberapa saham masih berpotensi membatasi penguatan IHSG sepanjang perdagangan.
Secara teknikal, area 6.500 diperkirakan menjadi level penopang penting bagi pergerakan IHSG. Selama indeks mampu bertahan di atas area tersebut, peluang penguatan menuju kisaran 6.550 hingga 6.600 masih terbuka. Sebaliknya, apabila IHSG kembali bergerak di bawah level 6.500, tekanan jual berpotensi meningkat seiring aksi ambil untung investor.
Pelaku pasar juga diperkirakan tetap mencermati perkembangan sentimen domestik dan global. Pergerakan nilai tukar rupiah, arah kebijakan suku bunga bank sentral, kondisi ekonomi global, serta pergerakan harga komoditas masih menjadi faktor yang dapat memengaruhi arah perdagangan saham.
Selain itu, investor berpotensi melakukan transaksi secara lebih selektif menjelang libur bursa. Kondisi tersebut dapat meningkatkan volatilitas perdagangan karena sebagian pelaku pasar memilih mengamankan keuntungan atau mengurangi posisi.
Dengan demikian, penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan Senin mencerminkan optimisme investor yang masih terjaga. Namun, pasar diperkirakan tetap bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan dengan investor menunggu perkembangan sentimen baru, baik dari dalam negeri maupun pasar global.
Data AI
