Jakarta, TopBusiness – PT Adi Sarana Armada Tbk (IDX: ASSA) memperkuat ruang gerak bisnisnya dengan menambah fasilitas pembiayaan dari perbankan. Perusahaan jasa transportasi dan logistik tersebut mendapatkan tambahan fasilitas kredit dari PT Bank CIMB Niaga Tbk sebesar Rp40 miliar.
Tambahan pembiayaan tersebut membuat total fasilitas pinjaman tetap (Fixed Loan Facility) ASSA di CIMB Niaga meningkat dari sebelumnya Rp60 miliar menjadi Rp100 miliar.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan memperkuat modal kerja sekaligus menopang ekspansi bisnis penyewaan kendaraan kepada pelanggan.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, perjanjian kredit dengan CIMB Niaga ditandatangani pada 21 Agustus 2026. Tambahan fasilitas sebesar Rp40 miliar tersebut secara khusus ditujukan untuk meningkatkan modal kerja perusahaan.
Jerry Fandy Tunjungan, Direktur Keuangan PT Adi Sarana Armada Tbk, menyampaikan bahwa tambahan fasilitas tersebut akan memberikan ruang bagi perseroan untuk memperkuat kegiatan usaha.
“Dampak kepada Perseroan atas tambahan fasilitas kredit yang diterima dari Bank, antara lain pembelian unit kendaraan untuk disewakan kepada pelanggan Perseroan dan pendapatan Perseroan meningkat sehingga kegiatan usaha Perseroan berkembang,” demikian keterangan Jerry dalam keterbukaan informasi Perseroan, Senin (24/8/2026).
Tambahan kredit tersebut memperlihatkan bagaimana pembiayaan perbankan masih menjadi salah satu instrumen penting bagi ASSA untuk menjaga kapasitas pertumbuhan bisnisnya.
Bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi dan logistik, ketersediaan armada merupakan salah satu faktor penting dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.
Karena itu, tambahan modal kerja akan memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk melakukan pengadaan unit kendaraan yang kemudian disewakan kepada pelanggan.
Menambah Kapasitas Armada
ASSA merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa, perdagangan, dan pengangkutan darat. Bisnis penyewaan kendaraan menjadi salah satu bagian dari kegiatan usaha perseroan yang membutuhkan dukungan armada secara berkelanjutan.
Perseroan menyatakan dana akan digunakan untuk membeli unit kendaraan yang disewakan kepada pelanggan. Artinya, pembiayaan baru tersebut tidak hanya menambah kapasitas pendanaan perusahaan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan aset produktif yang diharapkan menghasilkan pendapatan.
Bagi ASSA, bertambahnya jumlah unit kendaraan yang tersedia membuka peluang untuk memperluas kapasitas layanan sekaligus menjangkau kebutuhan pelanggan yang lebih besar.
Dari sisi pembiayaan, penambahan tersebut membuat fasilitas pinjaman tetap ASSA di CIMB Niaga mencapai Rp100 miliar. Sebelumnya, fasilitas yang dimiliki perseroan dari bank tersebut sebesar Rp60 miliar.
Dengan tambahan Rp40 miliar, kapasitas fasilitas kredit meningkat sekitar 66,7% dibandingkan sebelumnya.
Perseroan menegaskan bahwa fasilitas tersebut diperuntukkan bagi penambahan modal kerja. Dampak yang diharapkan juga cukup jelas, yakni mendukung pembelian kendaraan untuk disewakan dan pada akhirnya mendorong peningkatan pendapatan serta perkembangan kegiatan usaha.
Perseroan sendiri secara eksplisit menyebut dua dampak utama dari fasilitas kredit tersebut, yakni pembelian unit kendaraan untuk disewakan kepada pelanggan dan peningkatan pendapatan yang memungkinkan kegiatan usaha berkembang.
ASSA kini memiliki fasilitas pinjaman tetap sebesar Rp100 miliar dari CIMB Niaga. Tantangan berikutnya adalah bagaimana perusahaan mengubah tambahan kapasitas pembiayaan tersebut menjadi pertumbuhan armada yang produktif, peningkatan pendapatan, dan ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
