Jakarta, TopBusiness – Danantara Housing Expo resmi ditutup pada Minggu (30/8) di NICE PIK 2 setelah berlangsung selama empat hari. Pameran perumahan BUMN terbesar ini mencatat sekitar 40 ribu pengunjung, lebih dari 1.000 akad pembelian rumah dengan nilai transaksi sekitar Rp2 triliun.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, hadir dalam acara penutupan dan menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan Danantara Housing Expo. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap hunian, tetapi juga mempertemukan berbagai sektor dalam satu ekosistem yang memberikan manfaat ekonomi lebih luas.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, khususnya terhadap hunian bersubsidi, Dony menyampaikan bahwa penyelenggaraan Danantara Housing Expo akan terus dikembangkan pada tahun mendatang.
“Tahun depan kita buat lebih besar, lebih bagus. Yang paling banyak hari ini kan rumah subsidi. Ada 50 developer rumah subsidi,” ujar Dony, mengutip dari akun intagram resmi BP BUMN.
Danantara Housing Expo turut menghubungkan sektor perumahan, pembiayaan, UMKM, kuliner, dan industri kreatif, sehingga manfaat penyelenggaraan pameran tidak hanya dirasakan oleh sektor properti, tetapi juga berbagai pelaku usaha yang terlibat dalam ekosistem tersebut.
Ke depan, sinergi dalam ekosistem Danantara akan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang mampu menciptakan nilai tambah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Danantara Housing Expo menjadi salah satu momentum untuk memperluas kolaborasi antar-sektor sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi nasional.
