Jakarta, TopBusiness – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mendukung penyediaan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera melalui pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Infrastruktur pendidikan tersebut kini mulai dimanfaatkan dengan beroperasinya SRT 1 Kabupaten Pandeglang yang melayani siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Dibangun di atas kawasan seluas 11,3 hektare, SRT 1 Kabupaten Pandeglang menjadi bagian dari upaya Pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas. Kawasan tersebut dilengkapi dengan fasilitas pendidikan dan hunian yang terintegrasi untuk mendukung proses pembelajaran dan pembentukan kemandirian siswa.
Dalam mendukung kegiatan pendidikan, SRT 1 Kabupaten Pandeglang dilengkapi dengan 36 ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama terpadu bagi siswa, serta asrama guru. Selain itu, tersedia perangkat komputer untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan ujian siswa, fasilitas olahraga berupa track field, lapangan basket, dan lapangan sepak bola, tempat ibadah, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Sebagai bagian dari dimulainya operasional sekolah, kegiatan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SRT 1 Kabupaten Pandeglang dilaksanakan pada Jumat (28/8). Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah yang turut meninjau sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas dan asrama guru. Rangkaian MPLS selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus s.d 9 Semptember 2026.
Dimyati menyampaikan bahwa keberadaan SRT 1 Kabupaten Pandeglang perlu dijaga dan dirawat secara bersama-sama agar dapat terus memberikan manfaat bagi para siswa. “Sekolah ini harus dirawat dan dijaga. Saya meminta seluruh pihak yang terlibat untuk bersama-sama menjaga, memantau, dan terus memberikan perhatian terhadap keberlangsungan sekolah ini. Kehadiran sekolah ini menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Saya berharap anak-anak yang bersekolah di sini dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Dimyati.
Saat ini, SRT 1 Kabupaten Pandeglang melayani 474 siswa yang berasal dari Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Tangerang Selatan. Setelah mengikuti rangkaian MPLS, para siswa akan menjalani program matrikulasi selama tiga bulan sebagai tahap persiapan mental dan akademik sebelum mengikuti proses pembelajaran secara penuh.
Pembangunan SRT 1 Kabupaten Pandeglang merupakan bagian dari dukungan Hutama Karya terhadap penyediaan infrastruktur pendidikan yang menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia. Upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita ke-4 Pemerintah yang berfokus pada penguatan pembangunan sumber daya manusia, termasuk melalui peningkatan kualitas dan akses pendidikan.
Pj. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa pembangunan SRT 1 Kabupaten Pandeglang merupakan bagian dari kontribusi Perseroan dalam mendukung penyediaan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pandeglang, Hutama Karya mendukung upaya Pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Kami berharap kehadiran infrastruktur ini dapat menyediakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, sekaligus mendukung proses pembelajaran, pengembangan potensi, serta kemandirian para siswa,” ujar Hamdani dalam siaran pers.
