Jakarta, TopBusiness – Pelita Air mengandalkan teknologi digital OnTimeX untuk memperkuat ketepatan waktu penerbangan sekaligus menekan potensi keterlambatan. Teknologi tersebut memungkinkan data dan informasi operasional penerbangan dikelola secara digital sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.
Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi mengatakan OnTimeX dikembangkan melalui kolaborasi tim operasional dengan mengintegrasikan aspek keselamatan, keberlanjutan, dan efisiensi dalam proses operasional penerbangan.
“Teknologi ini membantu tim operasional dalam mengelola berbagai data dan informasi penerbangan secara digital, sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat,” kata Faik dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).
OnTimeX merupakan pengembangan dari program paperless cockpit dan digitalisasi operasional yang telah diterapkan Pelita Air sejak 2023. Sistem tersebut telah digunakan pada seluruh 16 pesawat Airbus A320 milik Pelita Air.
Digitalisasi operasional itu juga berdampak pada pengurangan penggunaan kertas hingga lebih dari 1,2 ton setiap tahun.
Faik menjelaskan, data operasional dan teknis penerbangan yang sebelumnya diproses secara manual kini dapat dikelola secara digital dan otomatis. Perubahan tersebut dinilai membuat proses kerja lebih efisien, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan pada tahap pre-flight.
“Data operasional dan teknis penerbangan yang sebelumnya diproses secara manual kini dapat dikelola secara digital dan otomatis dengan lebih presisi. Selain meningkatkan efisiensi proses kerja, hal ini turut meminimalkan potensi kesalahan pada tahap pre-flight dan mendukung ketepatan waktu penerbangan,” tegas Faik.
Menurut Faik, pemanfaatan OnTimeX menjadi salah satu faktor yang mendukung Pelita Air dalam menjaga performa ketepatan waktu penerbangan. Konsistensi tersebut kembali membawa Pelita Air meraih penghargaan sebagai Badan Usaha Angkutan Udara dengan On-Time Performance (OTP) Terbaik Tahun 2026 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.
Penghargaan tersebut diberikan dalam Aviation Award 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Inspektur Penerbangan Bidang Angkutan Udara Tahun 2026.
Capaian tersebut menjadi penghargaan kedua bagi Pelita Air dalam kategori serupa. Sebelumnya, Pelita Air juga meraih penghargaan Best On-Time Performance dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada Agustus 2025.
Faik mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas konsistensi seluruh Perwira Pelita Air dalam menjaga kualitas operasional dan ketepatan waktu penerbangan.
“Bagi kami, tepat waktu berarti menghargai waktu dan kepercayaan pelanggan. Capaian ini juga menjadi bukti bahwa konsistensi dalam menjaga ketepatan waktu membutuhkan kolaborasi seluruh elemen operasional, didukung proses kerja yang disiplin dan pemanfaatan teknologi yang tepat,” ujar Faik.
Meski kembali meraih penghargaan OTP terbaik, Faik menegaskan capaian tersebut bukan menjadi tujuan akhir Pelita Air. Menurut dia, fokus utama perusahaan adalah mempertahankan kepercayaan pelanggan melalui layanan penerbangan yang aman, nyaman, andal, dan tepat waktu.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Yang paling penting bagi kami adalah kepercayaan pelanggan. Kami ingin setiap pelanggan yang memilih Pelita Air merasa yakin bahwa waktu mereka kami hargai dan perjalanan mereka kami jaga dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
