TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Diganjar Outlook Stable dari PEFINDO, BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA

Busthomi
8 September 2026 | 15:29
rubrik: Capital Market
Perkuat Strategi Beyond Mortgage, BTN Tandatangani Pengalihan Portofolio Kredit SMBCI Nyaris Rp20 Triliun

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mempertahankan peringkat tertinggi idAAA dengan outlook stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).

Peringkat yang telah diraih sejak 2023 tersebut, berlaku untuk periode 4 September 2026 hingga 1 September 2027.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan predikat tersebut merupakan bentuk kepercayaan terhadap fundamental dan ketahanan BTN.

“Peringkat ini memacu kami untuk terus berinovasi menjaga posisi bisnis yang kuat, memperkuat likuiditas dan fleksibilitas keuangan, serta memastikan pertumbuhan bisnis BTN tetap sehat dan berkelanjutan,” ujar Nixon dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/9/2026).

Adapun, Pefindo menilai kekuatan kredit BTN ditopang oleh bisnis, likuiditas, dan fleksibilitas keuangan yang sangat kuat.

Pefindo juga memberikan predikat positif kepada BTN secara korporasi karena didukung sangat kuatnya dukungan pemerintah, sejalan dengan peran BTN dalam mendukung program-program pemerintah di sektor perumahan termasuk Tiga Juta Rumah milik Presiden Prabowo Subianto.

Selain peringkat korporasi, Pefindo juga mempertahankan peringkat idAAA untuk Obligasi Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp300 miliar, serta peringkat idAA untuk Obligasi Subordinasi I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp2 triliun.

Sementara itu, meski bertranformasi menuju beyond mortgage, BTN tetap menjalankan noble purpose dalam mendukung program perumahan pemerintah.

Termasuk, melalui penyediaan KPR bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah. Per 30 Juni 2026, 60% saham BTN dimiliki Pemerintah Indonesia melalui BPI Danantara dan BP BUMN, sementara 40% dimiliki publik.

BACA JUGA:   IHSG masih di Zona Merah
Tags: bank BTNBBTNOutlook stableperingkat surat utang
Previous Post

Tren Properti Bergeser ke Konsep Open Plan dan Desain Tropis

Next Post

Career Jungle: Dunia Kerja di Era Digital Seperti Menapaki “Rimba”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR