TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Entitas EMAS dan BKSDA Sulawesi Utara Perkuat Konservasi Cagar Alam Panua

Busthomi
10 September 2026 | 19:28
rubrik: CSR, Ekonomi
Entitas EMAS dan BKSDA Sulawesi Utara Perkuat Konservasi Cagar Alam Panua

Direktur Utama PT Gorontalo Sejahtera Mining Boyke P. Abidin (kiri) dan Kepala BKSDA Sulawesi Utara Danny H. Pattipeilohy, (kanan) seusai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama konservasi keanekaragaman hayati di Cagar Alam Panua, Gorontalo, Rabu (9/9/2026). FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara dan PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM), anak usaha PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS), menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Penguatan Fungsi Kawasan Suaka Alam dalam rangka Konservasi Keanekaragaman Hayati di Cagar Alam Panua, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, pada Rabu (9/9/2026).

Perjanjian Kerja Sama tersebut ditandatangani oleh Kepala BKSDA Sulawesi Utara Danny H. Pattipeilohy, dan Boyke P. Abidin, Direktur Utama GSM sekaligus Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk.

Penandatanganan tersebut menjadi landasan awal bagi kedua pihak untuk membangun  kerjasama konservasi yang lebih rinci dan terukur.

Dalam kerja sama ini, GSM akan menjadi mitra BKSDA Sulawesi Utara dalam mendukung program konservasi yang telah disepakati, baik secara teknis dan material. Prinsip ini menjadi penting agar kolaborasi konservasi berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kerja sama antara BKSDA Sulawesi Utara dan GSM merupakan langkah awal yang sangat baik dalam membangun kolaborasi dan komitmen bersama untuk mendukung penguatan fungsi kawasan konservasi di Cagar Alam Panua,” ujar Kepala BKSDA Sulawesi Utara, Danny H. Pattipeilohy.

“Kami berharap sinergi ini dapat terus diperkuat untuk mendukung pengembangan lingkungan hidup, ekologi, dan konservasi keanekaragaman hayati, sekaligus memberikan kontribusi bagi lingkungan, ekonomi, dan masyarakat,” imbuhnya.

Bagi Merdeka Gold (EMAS), kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk beroperasi secara bertanggung jawab di tengah bentang alam yang memiliki nilai ekologis penting.

Inisiatif ini juga sejalan dengan arah pengelolaan keanekaragaman hayati nasional, termasuk Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025-2045 yang menjadi panduan strategis dalam perlindungan, pemulihan, dan pemanfaatan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

BACA JUGA:   BI: Pertumbuhan Uang Beredar Melambat

Boyke P. Abidin, selaku Direktur Utama GSM, mengatakan kerja sama dengan BKSDA Sulawesi Utara menunjukkan komitmen Merdeka Gold (EMAS) untuk menempatkan konservasi sebagai bagian dari jantung tata kelola keberlanjutan perusahaan.

“Ketika orang berbicara tentang Pani, mereka tidak hanya berbicara mengenai tambang emas. Mereka juga berbicara tentang bentang alam ini secara utuh. Karena itu, kerja sama dengan Balai KSDA Sulawesi Utara menjadi langkah penting untuk memastikan kehadiran Tambang Emas Pani dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kawasan konservasi, satwa prioritas, dan masyarakat di sekitarnya,” ujar Boyke, seperti dalam keterangan resminya, Kamis (10/9/2026).

Menurut Boyke, penguatan konservasi di sekitar wilayah operasi juga menjadi bagian dari due diligence keberlanjutan perusahaan.

“Kolaborasi yang dimulai hari ini menjadi bagian dari ikhtiar kami agar tanah ini, hutan ini, satwa ini, dan masyarakatnya tetap berdiri tegak jauh setelah tambang selesai beroperasi,” jelas Boyke.

Sebagai informasi, Cagar Alam Panua merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Gorontalo.

Kawasan ini berada dalam bentang alam Sulawesi yang menjadi habitat bagi sejumlah satwa prioritas, seperti anoa, babirusa, dan maleo. Di wilayah tersebut, agenda konservasi tidak hanya berkaitan dengan perlindungan satwa, tetapi juga penguatan fungsi ekosistem, pengamanan kawasan, dan edukasi masyarakat sekitar.

Ke depan, pembahasan kerja sama akan diarahkan pada penyusunan program konservasi yang lebih konkret melalui Rencana Pelaksanaan Program (RPP).

Lima komponen utama yang akan menjadi fokus pembahasan meliputi patroli dan pengamanan kawasan, pemulihan ekosistem, monitoring keanekaragaman hayati, pemberdayaan desa penyangga, serta edukasi dan komunikasi publik.

Salah satu agenda yang akan dikembangkan adalah ruang edukasi mengenai satwa prioritas dan bentang alam Panua bagi masyarakat sekitar.

BACA JUGA:   BI Kritisi Lambatnya Penurunan Suku Bunga Kredit Bank

Program edukasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman publik bahwa konservasi keanekaragaman hayati merupakan bagian penting dari keberlanjutan wilayah, khususnya di kawasan yang memiliki tekanan ekologis akibat perambahan, perburuan, dan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI).

Melalui Perjanjian Kerja Sama tersebut, Merdeka Gold (EMAS) berharap penguatan konservasi di Cagar Alam Panua dapat berjalan lebih terarah, transparan, dan terukur. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pengembangan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan keberlanjutan sosial di Pohuwato.

Tags: BKSDA Sulawesi UtaraemasPT Gorontalo Sejahtera MiningPT Merdeka Gold Resources Tbk
Previous Post

FIFASTRA Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Next Post

Perkenalkan, Tablet Pintar Ber-AI Seharga Mulai Rp3 Juta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR