Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 1,13% ke level 6.461 pada perdagangan sebelumnya. Pergerakan tersebut juga disertai dengan munculnya tekanan jual.
Dalam riset Daily Scope Wave 16 September 2026, MNC Sekuritas memperkirakan dalam skenario terburuk, IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) pada label hitam. Kondisi tersebut membuat IHSG masih rawan menguji kembali area 6.290-6.370.
Namun, selama IHSG masih mampu bertahan di atas level 6.370, masih terdapat peluang bagi indeks untuk kembali menguat menuju rentang 6.541-6.581.
Adapun level support IHSG berada di 6.279 dan 6.201, sementara resistance berada di 6.585 dan 6.633.
Di tengah kondisi pasar tersebut, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang perlu diperhatikan investor, yakni BRMS, INCO, MAPA, dan AUTO.
BRMS
MNC Sekuritas merekomendasikan Buy on Weakness untuk saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Saham BRMS menguat 0,68% ke Rp735 dan masih didominasi oleh volume beli, meskipun cenderung mengecil.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi BRMS saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave 5 dari wave (C).
Area Buy on Weakness berada di Rp685-Rp720, dengan target price di Rp785 dan Rp830. Sementara itu, stoploss ditetapkan apabila harga berada di bawah Rp675.
INCO
Untuk PT Vale Indonesia Tbk (INCO), MNC Sekuritas juga memberikan rekomendasi Buy on Weakness. Saham INCO terkoreksi 1,07% ke Rp4.640 dan masih didominasi oleh tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi INCO saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.
Investor dapat mencermati area Buy on Weakness di Rp4.330-Rp4.600. Target price berada di Rp5.025 dan Rp5.400, dengan stoploss apabila harga berada di bawah Rp4.240.
MAPA
MNC Sekuritas merekomendasikan Buy on Weakness untuk saham PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA). Saham MAPA terkoreksi 0,77% ke Rp645 dan masih didominasi oleh tekanan jual.
Berdasarkan analisis teknikal MNC Sekuritas, posisi MAPA saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave A dari wave (E).
Area Buy on Weakness berada di Rp620-Rp640. Sementara itu, target price ditetapkan di Rp675 dan Rp690, dengan stoploss apabila harga berada di bawah Rp610.
AUTO
Berbeda dengan tiga saham sebelumnya, MNC Sekuritas memberikan rekomendasi Sell on Strength untuk PT Astra Otoparts Tbk (AUTO).
Saham AUTO menguat 1,2% ke Rp3.360 dan masih didominasi oleh volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi AUTO saat ini sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv].
Dengan kondisi tersebut, penguatan AUTO diperkirakan relatif terbatas dan saham ini dinilai rawan mengalami koreksi. Area koreksi diperkirakan berada pada rentang Rp3.150-Rp3.300.
MNC Sekuritas menetapkan area Sell on Strength AUTO pada Rp3.400-Rp3.430.
