TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Fitch Pertahankan Rating INA di BBB, Outlook Negatif

Nurdian Akhmad
16 September 2026 | 16:11
rubrik: Business Info, Ekonomi
Fitch Ratings Turunkan Outlook RI Menjadi Negatif, Peringkat Tetap BBB

Jakarta, TopBusiness – Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia Investment Authority (INA) pada level ‘BBB’ dengan Outlook Negatif. Peringkat tersebut berlaku untuk Long-Term Foreign- and Local-Currency Issuer Default Ratings (IDRs) INA.

Berdasarkan laporan Fitch Ratings bertanggal 16 September 2026, Fitch juga mempertahankan Short-Term Foreign-Currency IDR INA di level ‘F2’. Sementara itu, National Long-Term Rating INA tetap berada di level ‘AAA(idn)’ dengan Outlook Stabil, serta National Short-Term Rating di level ‘F1+’.

Fitch menilai kemungkinan dukungan luar biasa dari Pemerintah Indonesia terhadap INA masih berada pada tingkat yang sangat tinggi. Penilaian tersebut tercermin dalam Support Score sebesar 45 dari maksimum 50 berdasarkan kriteria Government-Related Entities (GRE) Fitch.

Support Score tersebut mencerminkan penilaian Fitch bahwa dukungan luar biasa dari pemerintah terhadap INA secara praktis bersifat Virtually Certain atau hampir pasti.

Fitch menyatakan, penilaian tersebut didasarkan pada keterkaitan erat antara INA dan pemerintah Indonesia. INA menjalankan mandat yang didorong kebijakan pemerintah, dengan hubungan operasional dan finansial yang kuat dengan negara.

Fitch juga tidak menetapkan Standalone Credit Profile (SCP) untuk INA. Menurut Fitch, profil kredit mandiri INA tidak dapat dipisahkan secara efektif dari pemerintah, mengingat peran INA yang bertindak atas nama pemerintah dalam menjalankan mandat kebijakan.

Adapun Outlook Negatif pada peringkat jangka panjang INA mencerminkan Outlook Negatif pada peringkat kredit pemerintah Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa profil risiko kredit INA masih berkaitan erat dengan kelayakan kredit pemerintah.

Fitch menilai, Outlook Stabil pada National Long-Term Rating INA menunjukkan penilaian terhadap kelayakan kredit relatif INA di dalam konteks nasional Indonesia tetap tidak berubah.

Dalam laporannya, Fitch menjelaskan bahwa peringkat nasional ‘AAA(idn)’ merupakan peringkat tertinggi dalam skala nasional lembaga tersebut. Peringkat ini diberikan kepada penerbit atau instrumen yang memiliki ekspektasi risiko gagal bayar paling rendah dibandingkan penerbit atau instrumen lain di negara yang sama.

BACA JUGA:   Fitch Ratings Turunkan Outlook RI Menjadi Negatif, Peringkat Tetap BBB

Sementara itu, peringkat ‘F1+’ menunjukkan kapasitas tertinggi untuk memenuhi komitmen keuangan jangka pendek secara tepat waktu.

Tags: fitch ratingsIndonesia Investment Authority
Previous Post

Pembangunan Bendungan Pelosika Disiapkan, Bakal Jadi yang Terbesar di Sulawesi Tenggara

Next Post

ELSA Rampungkan Marine Support Seismik PHE 6.000 Km Laut Selatan Jawa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR