TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Prodia Gandeng UMP Gelar Skrining Thalassemia bagi 1.000 Mahasiswa

Nurdian Akhmad
18 September 2026 | 07:32
rubrik: Business Info, CSR
Prodia Gandeng UMP Gelar Skrining Thalassemia bagi 1.000 Mahasiswa

Jakarta, TopBusiness – PT Prodia Widyahusada Tbk (IDX: PRDA) kembali menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) edukasi dan skrining thalassemia. Tahun ini, Prodia menggandeng Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) untuk menyelenggarakan seminar dan skrining thalassemia yang menargetkan 1.000 mahasiswa.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Ukhuwah Islamiyah UMP, Banyumas, pada 17 September 2026, merupakan bagian dari implementasi pilar keberlanjutan Prodia, yaitu Promoting Healthcare Services for All dan Involving People. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3 tentang kesehatan dan kesejahteraan.

Kegiatan tersebut diresmikan oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Banyumas dr. Dani Esti Novia yang mewakili Bupati Banyumas, Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso, serta Finance & Sustainability Director PT Prodia Widyahusada Tbk, Marina Eka Amalia.

Dalam sambutan Bupati Banyumas yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, pemerintah daerah mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap thalassemia.

Bupati juga mengajak mahasiswa untuk membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga dan teman. Menurutnya, upaya menjaga kesehatan dan mencegah thalassemia merupakan tanggung jawab bersama.

“Kalau berbicara soal Thalassemia, ada pasien yang butuh perawatan dan pengobatan berkelanjutan, ada keluarga yang terus menerus mendampingi, ada biaya dan perhatian yang harus diberikan berkelanjutan,” kata Bupati dalam siaran pers Prodia, Jumat (18/9/2026).

Ia menyebutkan, sekitar 657 pasien thalassemia di Banyumas saat ini menjalani perawatan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo dan RSUD Banyumas. Oleh karena itu, upaya memutus mata rantai thalassemia perlu dilakukan melalui pencegahan, selain pengobatan pasien.

Dorong Kesadaran Kesehatan Generasi Muda

Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso menilai kolaborasi dengan Prodia memberikan manfaat bagi mahasiswa, terutama dalam memperluas pemahaman mengenai thalassemia, manfaat skrining, dan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

BACA JUGA:   Perkuat Akses Diagnostik, Prodia Integrasikan Sistem dengan Aplikasi MyAdmedika

Sementara itu, Marina Eka Amalia mengatakan, kolaborasi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, termasuk generasi muda.

“Bagi Prodia, mendukung kesehatan masyarakat berarti hadir tidak hanya ketika seseorang membutuhkan pemeriksaan, tetapi juga sejak langkah awal untuk lebih mengenal dan menjaga kesehatannya,” ujar Marina.

Ia menambahkan, program tersebut diharapkan dapat membantu generasi muda membangun kesadaran melalui edukasi, langkah preventif, dan pemahaman yang lebih baik terhadap kondisi kesehatan diri.

Thalassemia merupakan kelainan darah yang berkaitan dengan pembentukan hemoglobin dan dapat diturunkan secara genetik. Pembawa sifat thalassemia (carrier) dapat terlihat sehat dan tidak selalu menunjukkan gejala. Karena itu, edukasi dan skrining menjadi langkah penting untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal.

Klinisi Patologi Klinik/Dokter Spesialis Imunologi Prof. Tonang Dwi Ardyanto menjelaskan, Indonesia termasuk wilayah dengan prevalensi thalassemia yang cukup tinggi. Sekitar 3–10% populasi disebut merupakan pembawa sifat thalassemia.

“Indonesia berada di kawasan thalassemia belt dan menjadi salah satu wilayah dengan angka hemoglobinopati yang cukup tinggi,” ujar Tonang.

Skrining bagi mahasiswa UMP dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas pemeriksaan dan stabilitas sampel. Pengambilan sampel berlangsung pada 17–24 September 2026 di kawasan UMP, dengan target 1.000 peserta.

Selain seminar, kegiatan menghadirkan sesi berbagi bersama Yayasan Thalassemia Indonesia (YTI) dan Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Banyumas. Program juga dilengkapi kompetisi konten edukasi thalassemia dan video blogging (vlog) untuk mendorong mahasiswa menyebarluaskan informasi kesehatan.

Prodia telah menjalankan program CSR edukasi dan skrining thalassemia secara berkelanjutan sejak 2010. Melalui program tersebut, Prodia berkomitmen memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi dan pemangku kepentingan guna meningkatkan akses edukasi serta deteksi dini thalassemia di masyarakat.

Tags: PT Prodia Widyahusada TbkUniversitas Muhammadiyah Purwokerto
Previous Post

FIFGROUP Dukung Fasilitas Pendidikan dan Sanitasi SD Negeri 3 Cimanggu, Pangandaran

Next Post

IHSG Masih Berpeluang Menguat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR