Jakarta, TopBusiness — MNC Sekuritas memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (18/9/2026) masih menghadapi sejumlah level teknikal penting. Berdasarkan analisis yang dipublikasikan melalui laman MNC Sekuritas, IHSG menguat 0,4% ke level 6.462 pada perdagangan sebelumnya, disertai peningkatan volume pembelian.
Meski demikian, pergerakan IHSG dinilai masih belum mampu menembus moving average (MA) 20. Dalam skenario terburuk (worst case), IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) pada label hitam, sehingga masih memiliki risiko menguji kembali area 6.290–6.370.
Namun, selama IHSG mampu bertahan di atas level 6.370, masih terdapat peluang bagi indeks untuk bergerak menguat menuju rentang 6.541–6.581.
Adapun level support IHSG berada di 6.279 dan 6.201, sedangkan level resistance berada di 6.585 dan 6.633.
Selain IHSG, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham, antara lain ADMR, BMRI, BRPT, dan DSSA.
ADMR — Buy on Weakness
Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menguat 3,97% ke level Rp1.570, disertai volume pembelian. Penguatan tersebut juga mampu membawa ADMR menembus MA60.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi ADMR saat ini berada pada bagian awal wave (c) dari wave [y] pada label hitam atau awal wave [ii] pada label merah.
Rekomendasi yang diberikan adalah Buy on Weakness pada rentang Rp1.545–Rp1.565.
Target Price: Rp1.610 dan Rp1.680
Stoploss: di bawah Rp1.520
BMRI — Buy on Weakness
Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat 2,11% ke level Rp4.350, meskipun pergerakannya masih didominasi tekanan jual. Di sisi lain, posisi saham masih mampu bertahan di atas MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan BMRI saat ini berada pada bagian dari wave d dari wave (x) dalam pola triangle pada label hitam.
Rekomendasi Buy on Weakness diberikan pada rentang Rp4.170–Rp4.240.
Target Price: Rp4.390 dan Rp4.450
Stoploss: di bawah Rp4.130
BRPT — Buy on Weakness
Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menguat 0,63% ke level Rp1.610, disertai munculnya volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi BRPT saat ini berada pada bagian akhir wave (c) dari wave [ii].
Investor dapat mencermati strategi Buy on Weakness pada rentang Rp1.535–Rp1.585.
Target Price: Rp1.700 dan Rp1.875
Stoploss: di bawah Rp1.495
DSSA — Trading Buy
Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat 3,23% ke level Rp1.120 dan masih didominasi volume pembelian. Namun, penguatan saham tersebut masih tertahan oleh MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi DSSA saat ini berada di awal wave [v] dari wave C.
Rekomendasi yang diberikan adalah Trading Buy pada rentang Rp1.100–Rp1.120.
Target Price: Rp1.185 dan Rp1.260
Stoploss: di bawah Rp1.085
Analisis tersebut menjadi gambaran teknikal MNC Sekuritas terhadap pergerakan IHSG dan sejumlah saham pilihan pada perdagangan 18 September 2026. Level support, resistance, target harga, serta stoploss dapat menjadi acuan teknikal bagi investor dalam menentukan strategi perdagangan sesuai profil risikonya.
