TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PHR Sukses Mengebor Sumur Reco 00004, Produksi Capai 1.527 BOPD

Albarsyah
18 September 2026 | 14:32
rubrik: BUMN
PHR Sukses Mengebor Sumur Reco 00004, Produksi Capai 1.527 BOPD

Jakarta, TopBusiness — PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatat keberhasilan pengeboran dan pengembangan Sumur Reco 00004 di Field Reco. Sumur tersebut mampu menghasilkan produksi awal sebesar 1.527 barel minyak per hari (BOPD) dengan water cut 0% melalui penggunaan Electric Submersible Pump (ESP).

Capaian produksi tersebut melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 237 BOPD. Dengan demikian, realisasi produksi sumur mencapai sekitar 644% dari target, atau sekitar 6,4 kali lipat dibandingkan sasaran awal.

Keberhasilan ini menjadi salah satu catatan positif dalam kegiatan pengeboran dan pengembangan lapangan migas, terutama dalam upaya meningkatkan produksi minyak nasional melalui optimalisasi sumber daya yang ada.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, kegiatan pengeboran Sumur Reco 00004 dimulai pada 10 Agustus 2026 menggunakan rig BDSI-61. Pengeboran dilaksanakan secara directional drilling dengan sasaran lapisan PM4930 pada interval kedalaman 4.863–4.873 kaki terukur (feet measured depth/ftMD).

Rangkaian kegiatan yang mencakup move, pengeboran, dan initial completion tersebut tercatat berlangsung selama 41 hari. Pekerjaan pengeboran dan penyelesaian sumur menjadi bagian penting dalam memastikan sumur siap memasuki tahap produksi.

Tahap initial completion dilaksanakan pada 2 September 2026. Selanjutnya, Sumur Reco 00004 berhasil memasuki tahap Put On Production (POP) pada 17 September 2026.

Setelah mulai berproduksi, sumur tersebut mencatat laju produksi awal sebesar 1.527 BOPD dengan water cut 0%. Penggunaan ESP mendukung proses pengangkatan fluida dari dalam sumur menuju fasilitas produksi.

Efisiensi Biaya dan Keselamatan Kerja

Selain mencatatkan kinerja produksi yang melampaui target, pelaksanaan pengeboran Sumur Reco 00004 juga menunjukkan realisasi biaya yang lebih rendah dibandingkan anggaran.

Berdasarkan field estimate, realisasi pengeluaran kegiatan tercatat sebesar US$2.245.040, atau sekitar 80,6% dari anggaran yang ditetapkan.

BACA JUGA:   Program Pemberdayaan PHR Perkuat Dukungan Masyarakat di Wilayah Operasi

Artinya, terdapat selisih sekitar 19,4% dibandingkan anggaran awal. Namun, penilaian akhir atas efisiensi biaya tetap perlu mempertimbangkan lingkup pekerjaan, komponen biaya, serta hasil verifikasi realisasi anggaran.

Dari aspek keselamatan kerja, kegiatan pengeboran hingga uji produksi Sumur Reco 00004 juga mencatatkan 84.191 jam kerja selamat (safe man hours) sejak awal pelaksanaan hingga tahap pengujian produksi.

Capaian tersebut mencerminkan perhatian terhadap penerapan aspek keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan dalam pelaksanaan kegiatan operasional migas.

Kontribusi terhadap Peningkatan Produksi

Keberhasilan Sumur Reco 00004 menunjukkan pentingnya kegiatan pengeboran yang didukung perencanaan teknis, pemilihan metode pengeboran yang tepat, serta pengelolaan kegiatan penyelesaian sumur secara terintegrasi.

Dengan produksi awal yang mencapai 1.527 BOPD, sumur ini berpotensi memberikan tambahan kontribusi terhadap produksi minyak PHR. Namun, besarnya kontribusi terhadap produksi lapangan maupun produksi nasional perlu dihitung berdasarkan data produksi aktual dan periode pengamatan yang lebih panjang.

Kinerja sumur juga perlu terus dipantau untuk mengetahui keberlanjutan laju produksi, kestabilan water cut, serta efektivitas penggunaan ESP dalam mendukung kegiatan produksi.

Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan lapangan dan peningkatan kinerja operasional PHR melalui kegiatan pengeboran yang mengedepankan produktivitas, efisiensi biaya, dan keselamatan kerja.

Tags: PHR
Previous Post

Kembangkan Bisnis, ADES Bentuk Anak Usaha di Bidang Perdagangan

Next Post

PEFINDO Turunkan Peringkat Sukuk BJB Syariah Menjadi idA-(sy)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR