Jakarta, TopBusiness — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) pada Senin, 21 September 2026. Penghentian sementara atau suspensi tersebut dilakukan menyusul peningkatan harga kumulatif saham BIKE yang dinilai signifikan.
Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi PT Bursa Efek Indonesia, Endra Febri Styawan, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap investor sekaligus memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasinya.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE), Bursa memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham BIKE pada tanggal 21 September 2026,” kata Endra dalam pengumuman BEI, Senin (21/9/2026).
Menurut Endra, penghentian sementara perdagangan saham BIKE berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Langkah tersebut, lanjutnya, dilakukan dalam rangka cooling down agar pelaku pasar memiliki waktu yang cukup untuk mencermati informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi pada saham BIKE.
“Penghentian sementara perdagangan saham PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,” ujar Endra.
BEI juga mengimbau seluruh pihak yang berkepentingan untuk memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.
Penghentian sementara perdagangan ini merupakan bagian dari mekanisme pengawasan perdagangan saham yang dilakukan BEI ketika terjadi pergerakan harga yang dinilai memerlukan perhatian lebih lanjut.
