Jakarta, TopBusiness – MNCS Daily Scope 25 September 2026 menjelaskan bahwa IHSG terkoreksi 1,2% ke level 6.298 pada perdagangan sebelumnya, disertai tekanan jual yang cukup kuat. Koreksi tersebut membuat IHSG menembus MA60. Berdasarkan analisis MNCS, posisi IHSG saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave a dari wave (x), sehingga indeks berpotensi terlebih dahulu menguji rentang 6.208-6.258.
Sementara itu, area penguatan terdekat IHSG berada pada level 6.322-6.344.
Support IHSG berada di 6.267 dan 6.108, sedangkan resistance berada di 6.440 dan 6.535.
INCO
INCO terkoreksi 1,46% ke Rp4.720 dan disertai munculnya tekanan jual. Pergerakannya juga masih belum mampu menembus MA20.
MNCS memperkirakan, selama INCO masih mampu bertahan di atas Rp4.600 sebagai level stoploss, posisi saham tersebut berada pada awal wave [c] dari wave B.
Strategi: Trading Buy pada Rp4.660-Rp4.710.
Target price berada di Rp5.000 dan Rp5.300, dengan stoploss di bawah Rp4.600.
MDKA
MDKA terkoreksi 0,65% ke Rp3.060 dan disertai tekanan jual. MNCS memperkirakan posisi MDKA saat ini berada pada bagian dari wave (v) dari wave [a] pada label hitam.
Strategi: Buy on Weakness pada Rp2.980-Rp3.060.
Target price berada di Rp3.180 dan Rp3.210, dengan stoploss di bawah Rp2.930.
SSIA
SSIA menguat 2,04% ke Rp1.750 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Namun, pergerakan saham tersebut belum mampu menembus MA20.
MNCS memperkirakan SSIA saat ini berada pada bagian dari wave [b] dari wave 2.
Strategi: Buy on Weakness pada Rp1.690-Rp1.730.
Target price berada di Rp1.790 dan Rp1.830, dengan stoploss di bawah Rp1.640.
TAPG
TAPG menguat 2,02% ke Rp2.020 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama TAPG masih mampu bertahan di atas Rp1.945 sebagai level stoploss, MNCS memperkirakan saham tersebut sedang membentuk bagian dari wave [b] dari wave 2.
Strategi: Buy on Weakness pada Rp1.970-Rp2.000.
Target price berada di Rp2.150 dan Rp2.210, dengan stoploss di bawah Rp1.945.
