TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Adopsi AI Meningkat, MTDL Catat Pertumbuhan Bisnis Hybrid AI 172%

Nurdian Akhmad
5 October 2026 | 09:41
rubrik: Business Info, Capital Market
MTDL Raih Laba Bersih Rp 158,9 Miliar Selama Kuartal I

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Metrodata Electronics Tbk (IDX: MTDL) melihat meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) di kalangan pelaku bisnis Indonesia mulai membuka ruang pertumbuhan baru bagi industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Perkembangan tersebut tercermin dari kinerja bisnis Data & AI MTDL yang mencatat pertumbuhan order booking sebesar 53% secara tahunan (YoY) pada semester pertama 2026. Sementara itu, bisnis Hybrid AI yang mencakup Hybrid IT & Infrastructure tumbuh lebih tinggi, yakni mencapai 172% YoY.

Presiden Direktur MTDL Susanto Djaja mengatakan, adopsi AI di Indonesia masih berada pada tahap awal sehingga peluang pertumbuhan permintaan terhadap solusi berbasis teknologi tersebut masih sangat besar.

“Masih baru mulai, berarti masih sangat besar ruang untuk tumbuhnya permintaan dari adopsi AI ini. Oleh karenanya, kami terus meningkatkan kemampuan layanan solusi melalui 8 pilar solusi Metrodata untuk menjawab tantangan dari pertumbuhan adopsi AI tersebut,” kata Susanto dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).

Menurut dia, perkembangan teknologi yang berlangsung masif mendorong perubahan kebutuhan pelaku usaha. Kondisi tersebut sekaligus menuntut perusahaan TIK untuk terus memperkuat kapabilitas dan portofolio solusi agar dapat menjawab kebutuhan bisnis yang semakin kompleks.

MTDL menilai tren AI berpotensi menjadi salah satu pendorong pertumbuhan kinerja perusahaan dalam jangka panjang. Untuk menangkap peluang tersebut, perseroan terus memperkuat portofolio baik melalui unit bisnis Distribusi Digital maupun Solusi & Konsultasi Digital.

Pada 2025, unit Solusi & Konsultasi Digital mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 4,5% YoY, dengan laba bersih meningkat 12,0% YoY. Pertumbuhan tersebut terutama didorong meningkatnya permintaan terhadap layanan berbasis teknologi, khususnya Cloud, Hybrid Infrastructure, dan Cybersecurity.

Sementara itu, unit Distribusi Digital masih menjadi kontributor utama pendapatan MTDL. Unit tersebut membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 9,0% YoY pada 2025, dengan segmen smartphone tumbuh 24,6% dan segmen komersial meningkat 7,2%.

BACA JUGA:   Metland Gelar Pameran Properti Metland Expo 2024

Secara keseluruhan, pendapatan MTDL pada 2025 mencapai Rp27,20 triliun atau tumbuh 8,1% dibandingkan 2024. Perseroan juga membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp814,0 miliar, meningkat 10,0% YoY.

Kinerja tersebut turut mengantarkan MTDL kembali masuk dalam daftar FORTUNE Indonesia 100 pada 2026. Perseroan menempati peringkat pertama untuk kategori industri teknologi.

MTDL juga meraih penghargaan Best Technology Sector – IDX Main Board dalam ajang EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026.

Susanto mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi perseroan dalam mengembangkan bisnis selama lebih dari lima dekade.

“Selama lebih dari 50 tahun, Metrodata terus bertumbuh dengan berpegang pada nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh para pendiri, yaitu integritas, profesionalisme, dan semangat kewirausahaan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi bagi kami untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan mengembangkan kapabilitas,” ujarnya.

Sebagai perusahaan yang telah berkiprah selama 51 tahun, MTDL tercatat konsisten membukukan pertumbuhan pendapatan sejak periode pascapandemi. Pendapatan perseroan meningkat 31,9% menjadi Rp18,50 triliun pada 2021, kemudian tumbuh 13,5% menjadi Rp20,99 triliun pada 2022.

Pada 2023, pendapatan MTDL kembali tumbuh 5,2% menjadi Rp22,09 triliun, lalu meningkat 13,9% menjadi Rp25,15 triliun pada 2024 dan mencapai Rp27,20 triliun pada 2025.

Dengan meningkatnya adopsi AI, MTDL akan terus memperkuat portofolio produk dan layanan pada kedua unit bisnisnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk mempertahankan pertumbuhan positif sekaligus memperkuat posisi di pasar TIK Indonesia pada 2026.

Tags: MTDLPT Metrodata Electronics Tbk
Previous Post

April-Juli: KPR Komersial Catatkan Nilai Rp68, 35 Triliun

Next Post

BNI Perkuat Komitmen Lestarikan Batik sebagai Identitas Budaya Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR