TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Garuda Indonesia Gandeng Kemenpar dan Mastercard Dorong Wisatawan Internasional Jelajahi Indonesia

Busthomi
5 October 2026 | 13:18
rubrik: Ekonomi
Jalur Garuda Dipastikan Tak Lewat Iran

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Mastercard memperkenalkan Garuda Indonesia Stopover Program, sebuah inisiatif kolaboratif yang mengintegrasikan kekuatan konektivitas penerbangan, pengembangan destinasi pariwisata, serta jangkauan pasar internasional untuk mendorong trafik wisatawan mancanegara sekaligus memperluas perjalanan mereka ke berbagai destinasi di Indonesia.

Kolaborasi ini berangkat dari semangat untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar dari setiap perjalanan internasional menuju Indonesia.

Dengan menghubungkan jaringan penerbangan internasional dan domestik Garuda Indonesia, pengembangan destinasi yang didorong Kementerian Pariwisata, serta jangkauan global dan wawasan konsumen Mastercard, program ini diarahkan untuk mendorong perjalanan wisatawan tidak berhenti pada pintu masuk utama, tetapi berlanjut ke lebih banyak destinasi di berbagai wilayah Indonesia.

Garuda Indonesia Stopover Program merupakan skema perjalanan yang memungkinkan penumpang internasional pada rute jarak jauh (long-haul) dan regional tertentu yang memenuhi kriteria untuk menambahkan penerbangan lanjutan domestik tanpa biaya tambahan ke destinasi yang berpartisipasi pada saat melakukan pemesanan tiket.

Dengan skema tersebut, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dari pintu masuk internasional dan menjelajahi destinasi lain di Indonesia dalam satu rangkaian perjalanan.

Melalui pendekatan tersebut, Garuda Indonesia mendorong terbentuknya pola perjalanan internasional yang lebih luas, dari perjalanan menuju satu pintu masuk utama menjadi perjalanan multi-destinasi di Indonesia.

Selain memberikan nilai tambah bagi pelaku perjalanan internasional, program ini diharapkan dapat mendorong wisatawan memperpanjang masa tinggal serta meningkatkan aktivitas perjalanan selama berada di Indonesia.

Inisiatif ini sekaligus merespons peluang untuk memperluas distribusi trafik wisatawan internasional ke berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kedatangan wisatawan mancanegara masih terkonsentrasi di Bali yang mencapai 6,9 juta kunjungan dan Jakarta sebanyak 2,8 juta kunjungan.

BACA JUGA:   Mastercard Tunjuk Country Manager Indonesia, Ini Profilnya

Dengan memungkinkan penumpang internasional menambahkan segmen penerbangan domestik ke dalam rencana perjalanan, program ini turut membuka akses yang lebih luas menuju Destinasi Pariwisata Prioritas(DPP), termasuk Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Perluasan arus perjalanan tersebut diharapkan dapat mendorong belanja wisatawan secara langsung di daerah sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata lokal.

Dengan dukungan Kementerian Pariwisata, Garuda Indonesia Stopover Program akan memperluas konektivitas dan memeratakan arus wisatawan mancanegara ke destinasi prioritas nasional.

Mastercard juga menjadi mitra strategis yang memanfaatkan jangkauan jaringan global dan wawasan konsumen berbasis data untuk menjangkau wisatawan mancanegara. Dalam inisiatif ini, Garuda Indonesia mengoperasikan dan mengelola program di seluruh jaringan domestiknya untuk menguji model operasional dalam mendukung konektivitas regional yang lebih luas.

Plt. Direktur Niaga Garuda Indonesia, Mukhtaris menyampaikan, sebagai maskapai penerbangan nasional Indonesia, Garuda Indonesia memegang peran strategis dalam menghubungkan wisatawan mancanegara tidak hanya dengan pintu masuk utama Indonesia, tetapi juga dengan berbagai destinasi melalui jaringan domestik Indonesia.

“Melalui Garuda Indonesia Stopover Program, kami ingin memberikan nilai tambah pada perjalanan menuju Indonesia dengan membuka lebih banyak pilihan bagi wisatawan untuk melanjutkan perjalanan domestiknya. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kami untuk mendorong trafik inbound, memperluas pergerakan wisatawan di dalam negeri, serta memperkuat kontribusi konektivitas Garuda Indonesia terhadap pertumbuhan sektor pariwisata nasional,” lanjut Mukhtaris, Senin (5/10/2026).

Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan, akselerasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku industri.

“Inisiatif seperti Program Stopover Garuda Indonesia dapat mendorong wisatawan mancanegara untuk menjelajahi destinasi baru, sekaligus memastikan perputaran ekonomi pariwisata dirasakan langsung oleh masyarakat daerah dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia,” ujar Ni Made Ayu.

BACA JUGA:   Jumlah Turis Masih Terkoreksi; Hotel Lebih Terisi

Country Manager, Mastercard Indonesia, Aileen Goh, mengatakan, Mastercard berkomitmen mendukung prioritas ekonomi nasional dengan mendorong pertumbuhan pariwisata yang lebih inklusif melalui wawasan berbasis data dan konektivitas jaringan global perseroan.

“Kolaborasi bersama Garuda Indonesia dan Kementerian Pariwisata ini dirancang untuk mendiversifikasi arus kunjungan wisatawan mancanegara ke luar pintu masuk utama. Melalui akses ke jaringan pemegang kartu global, kami mengalirkan belanja lintas batas langsung ke ekosistem pariwisata daerah, perajin lokal, serta pelaku UMKM di seluruh Nusantara,” kata Aileen.

Untuk mendukung program percontohan ini, Mastercard akan menjalankan program promosi terarah di sejumlah pasar utama seperti Singapura dan Malaysia pada fase perencanaan perjalanan.

Program tersebut juga akan diaktifkan untuk para wisatawan di Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan wisatawan mancanegara yang tiba di Bali.

Aktivasi ini akan memanfaatkan kanal digital untuk meningkatkan kesadaran mengenai Program Stopover dan mendorong wisatawan untuk menambahkan destinasi domestik ke rencana perjalanan mereka di Indonesia.

Garuda Indonesia turut mempromosikan inisiatif ini melalui seluruh kanal komunikasi resmi, termasuk media sosial, buletin elektronik (EDM), dan saluran layanan pelanggan.

Program ini berlaku bagi penumpang rute internasional Garuda Indonesia pada rute jarak jauh (long-haul) maupun regional yang memenuhi kriteria, dengan opsi memilih penerbangan lanjutan domestik tanpa biayatambahan ke destinasi yang berpartisipasi saat pemesanan tiket.

Periode pemesanan dan keberangkatandibuka hingga akhir November 2026 melalui situs resmi Garuda Indonesia, aplikasi FlyGaruda, serta mitraagen perjalanan resmi.

Tags: garuda indonesiakementerian pariwisatamastercardwisatawan mancanegara
Previous Post

12.000 Liter Air Disalurkan untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Next Post

RISE Kembangkan Kota Terpadu di Bandung, Aset Lahan Rp 1,25 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR