TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

136 Ribu Liter Air Disalurkan untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong

Albarsyah
7 October 2026 | 18:23
rubrik: Business Info
136 Ribu Liter Air Disalurkan untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Papua Barat, Direktorat Jenderal Cipta Karya, menyalurkan 136.000 liter air untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Distribusi air dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong pada periode 4 September hingga 3 Oktober 2026. Selain membantu masyarakat terdampak kekeringan, dukungan air juga digunakan untuk penanganan kebakaran lahan dan kebakaran TPA Makbon.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan bagian penting dari penanganan dampak kekeringan, terutama bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air.

“Kami tidak ingin masyarakat harus menunggu sampai kondisi semakin sulit untuk mendapatkan air. Penanganan di lapangan harus cepat, tepat sasaran, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah,” kata Menteri Dody.

Kepala BPBPK Papua Barat Corneles Sagrim mengatakan, untuk memperkuat layanan di Sorong Raya, BPBPK Papua Barat menempatkan dua unit Mobil Tangki Air (MTA) dan 10 Hidran Umum (HU) di Kota Sorong. Sarana tersebut dimobilisasi dari Manokwari ke Sorong pada 27 Agustus 2026 menggunakan kapal penumpang.

“Penempatan MTA dan HU tersebut dimaksudkan agar dapat melayani kebutuhan air bersih di wilayah Sorong Raya dan sekitarnya, baik untuk masyarakat terdampak kekeringan maupun kebutuhan penanganan darurat,” ujar Corneles.

Dari total 136.000 liter air yang disalurkan, sebanyak 68.000 liter digunakan untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan. Layanan tersebut menjangkau sejumlah titik di Kota Sorong, antara lain Jalan Arteri dan Perumahan Misi di Kelurahan Malanu, Jalan Santer 4 Kelurahan Matalamagi, Lorong Muara Mulia Kelurahan Malawei, Kompleks Malanu Pasir Kelurahan Klagete, serta beberapa lokasi lainnya. Layanan air untuk masyarakat terdampak kekeringan tersebut secara keseluruhan menjangkau sekitar 184 KK atau 1.045 jiwa.

BACA JUGA:   Dukung Asta Cita Swasembada Pangan, Kementerian PU Percepat Konstruksi Dua Bendungan di Aceh

Sementara itu, sebanyak 68.000 liter lainnya digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran lahan dan kebakaran TPA Makbon di sejumlah lokasi di Kota Sorong.

Untuk penanganan karhutla, MTA BPBPK Papua Barat antara lain mendukung pemadaman kebakaran di Kampung Klamana dan Klawuyuk, Distrik Sorong Timur, dengan suplai 16.000 liter air. Dukungan berikutnya diberikan untuk kebakaran lahan di Kelurahan Malibela sebanyak 12.000 liter, Kelurahan Klademak sebanyak 12.000 liter, Kelurahan Klamana sebanyak 8.000 liter, serta kebakaran TPA Makbon sebanyak 8.000 liter.

“Di tengah kemarau yang masih berlangsung, layanan air bersih yang dilaksanakan sejak 4 September hingga 3 Oktober ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung penanganan kebakaran di wilayah Sorong,” terang Corneles.

Menurutnya, penggunaan MTA berkapasitas 4.000 liter memungkinkan distribusi air dilakukan secara fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan. Dukungan tersebut akan terus dioptimalkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah yang mengalami kekeringan maupun terdampak kebakaran.

“Semoga kehadiran Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dapat memberikan manfaat, meringankan kebutuhan warga terdampak, serta menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tandas Corneles.

Tags: Kementerian PU
Previous Post

1.024 Infrastruktur Pascagempa NTT Ditangani, Layanan Dasar Terus Berjalan

Next Post

Agung Podomoro Hadirkan Club House Premium di Hunian Terjangkau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR