TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pemerintah Dorong Percepatan Pemulihan dan Aktivitas Masyarakat Desa Adat Sade Pasca Bencana Kebakaran

Agus Haryanto
12 October 2026 | 11:12
rubrik: Business Info
Pemerintah Dorong Percepatan Pemulihan dan Aktivitas Masyarakat Desa Adat Sade Pasca Bencana Kebakaran

foto: www.ekon.go.id

Jakarta, TopBusiness – Kondisi Desa Adat Sade di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengalami bencana kebakaran pada akhir Agustus 2026 lalu terus menunjukkan kemajuan, terutama masa tanggap darurat juga telah berakhir pada 20 September 2026.

Untuk mempercepat pemulihan pasca musibah kebakaran tersebut, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, didampingi Asdep Pengembangan Pariwisata Kemenko Perekonomian Herfan Brilianto dan Kepala Biro Pengendalian Kawasan Ekonomi Khusus Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (Setdenas KEK) Bambang Wijanarko, melakukan kunjungan kerja ke Desa Adat Sade, pada Jumat, (9/10).

Pada kunjungan kerja tersebut dilakukan pembahasan teknis dengan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang diwakili Asisten Daerah Lalu Moh. Fauzal dan jajaran Pemprov NTB.

“Kemenko Perekonomian mengoordinasikan Kementerian/Lembaga (K/L), Pemerintah Daerah, BUMN, dan juga mitra lainnya, untuk memastikan kebutuhan pendanaan, kesesuaian desain, jadwal penyelesaian, serta pembagian peran antar pihak agar pembangunan kembali bangunan di sana dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Susiwijono.

Mekanisme penyaluran bantuan dari para donatur, baik rekening penampungan maupun rekening khusus bagi setiap kepala keluarga terdampak, juga telah disiapkan sehingga hasil donasi dapat segera disalurkan.

Dari sisi rekonstruksi, desain pembangunan kembali yang diinisiasi oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) yang dibantu Universitas Mataram dan komunitas adat juga telah diselesaikan. Desain ini nantinya akan diimplementasikan dengan pendampingan teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

“Penanganan kini difokuskan pada implementasi desain dengan fokus utama pembangunan kembali rumah adat dan fasilitas umum, penyediaan infrastruktur utilitas dan keselamatan, serta pemulihan ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga karakter budaya Sade,” pungkas Susiwijono, dalam site ekon.go.id.

BACA JUGA:   Bursa Asia Bangkit, IHSG Dibuka Melemah

Tercatat hingga 9 Oktober 2026, sebanyak 40 dari 75 rumah adat telah dibangun kembali dan sudah terpasang atapnya. Proses pembangunan masjid, museum, bale bengong, dan toilet umum juga sudah mulai dikerjakan. Sementara itu, aktivitas ekonomi masyarakat sudah mulai menggeliat kembali, apalagi setelah diberikan bantuan berupa bahan baku, modal usaha, dan alat produksi dari Kementerian Pariwisata.

Tags: kementerian perekonomian
Previous Post

Indonesia Tuan Rumah BCBS-ICBS 2026: Kolaborasi Global untuk Pengawasan Perbankan yang Tangguh dan Adaptif

Next Post

PGEO Optimalkan Pengembangan Panas Bumi, Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional Mulai Intensif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR