TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Transformasi HC di WOM Finance Berdampak Manis ke Kinerja Bisnis dan Produktivitas SDM

Fauzi
13 October 2026 | 16:25
rubrik: Event, HC
Transformasi HC di WOM Finance Berdampak Manis ke Kinerja Bisnis dan Produktivitas SDM

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness — PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mentransformasi pengelolaan human capital menjadi bagian strategis dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Melalui pendekatan People Agility for Sustainable Growth, perusahaan mengintegrasikan pengembangan talenta, budaya kerja berkinerja tinggi, digitalisasi layanan human capital, dan peningkatan produktivitas karyawan untuk mendukung pencapaian bisnis.

Head HC Strategic & Development WOM Finance, Cristina Samosir, menjelaskan bahwa transformasi human capital dirancang untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan pasar dan menjalankan strategi perusahaan.

“Semua ini membutuhkan kesiapan dari para talent kami yang kompeten dan juga responsif terhadap market yang ada,” ujar Cristina saat sesi penjurian TOP Human Capital (HC) Awards 2026 yang diselenggarakan Majalah TopBusiness secara daring, Selasa (13/10/2026).

Kebutuhan tersebut sejalan dengan tujuh fokus bisnis WOM Finance pada 2026, antara lain ekspansi ke Indonesia Timur, penguatan ekosistem digital, penetrasi pasar syariah melalui produk HajiKu, peningkatan sinergi dengan Maybank Group, serta peningkatan kualitas kredit dan jaringan kemitraan.

Dengan portofolio pembiayaan yang mencakup pembiayaan multiguna, investasi, modal kerja, dan pembiayaan syariah, WOM Finance membutuhkan talenta yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan bisnis. Karena itu, pengelolaan human capital diarahkan agar terhubung langsung dengan strategi korporasi dan hasil operasional perusahaan.

Kinerja Bisnis dan Produktivitas SDM

Transformasi human capital WOM Finance berjalan seiring dengan upaya menjaga kinerja bisnis dan kualitas portofolio pembiayaan. Berdasarkan paparan perusahaan, sepanjang 2025 penyaluran pembiayaan tumbuh 8,59% menjadi Rp5,94 triliun, dengan total aset Rp7,37 triliun dan laba bersih Rp142,55 miliar. Kegiatan usaha tersebut didukung oleh 195 jaringan usaha, sementara rasio net non-performing financing (NPF net) terjaga pada 0,95%.

Pada semester I 2026, WOM Finance mencatatkan pendapatan Rp1,23 triliun dan laba Rp96,72 miliar. Di sisi organisasi, jumlah karyawan disesuaikan dari 2.274 menjadi 2.141 orang, disertai penguatan kapasitas manajerial menjadi 398 orang. Perusahaan juga mencatat penurunan voluntary turnover dari 8,48% menjadi 4%.

BACA JUGA:   Air Minum Kemasan MASA, Inovasi Perumdam Mojopahit Tingkatkan PAD

Capaian tersebut menjadi bagian dari pendekatan yang menempatkan efektivitas organisasi, produktivitas, dan retensi karyawan sebagai elemen penting dalam pertumbuhan bisnis.

Cristina menjelaskan, strategi human capital WOM Finance diterjemahkan ke dalam tiga pilar utama. Pertama, Growth and Expansion, melalui rekrutmen yang tepat, penguatan employer branding, serta program peningkatan dan penyesuaian keterampilan (upskilling dan reskilling).

Kedua, Profitability and Efficiency, dengan menyelaraskan indikator kinerja utama atau key performance indicator (KPI) dari tingkat pimpinan hingga karyawan, membangun budaya kerja yang ramping dan sadar biaya (lean and cost-conscious), serta mempercepat produktivitas karyawan agar berdampak langsung pada pendapatan perusahaan.

Ketiga, Digital and Innovation, melalui digitalisasi proses human capital, orientasi karyawan berbasis e-learning, dan pemanfaatan talent intelligence dalam proses rekrutmen hingga promosi.

Ketiga pilar tersebut menjadi landasan untuk menghubungkan pengelolaan SDM dengan kebutuhan bisnis, bukan sekadar menjalankan fungsi administratif.

Manajemen Talenta dan Pembelajaran Terstruktur

WOM Finance menerapkan pengelolaan talenta secara menyeluruh atau end-to-end talent management, mulai dari perencanaan tenaga kerja, perumusan model kompetensi, identifikasi potensi individu, asesmen, pengembangan, hingga penempatan dan penyiapan suksesor.

Siklus tersebut dirancang untuk memastikan perusahaan memiliki karyawan dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan serta calon pemimpin yang siap melanjutkan kepemimpinan dan menjadi agen perubahan organisasi.

Hasil yang dituju mencakup peningkatan produktivitas, retensi talenta, keterikatan karyawan (employee engagement), dan efisiensi biaya. Dengan demikian, pengembangan SDM diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian bisnis sekaligus menjaga kesinambungan kepemimpinan.

Cristina menegaskan dukungan terhadap pengembangan kompetensi diperkuat melalui learning framework yang berjenjang, mulai dari staf hingga senior manager. Kurikulumnya mencakup program pengembangan, pelatihan fungsional, pelatihan perilaku, serta sertifikasi yang diwajibkan regulator, termasuk sertifikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

WOM Finance juga mengembangkan Individual Learning Program berbasis Learning Management System (LMS), yang menyediakan 16 modul soft skill. Selain itu, perusahaan memfasilitasi akses terhadap 179 buku fisik melalui Learning Center Library dan layanan pengiriman buku ke kantor pusat.

BACA JUGA:   PT Timah Poles HC via IT agar Perusahaan Tumbuh Berkelanjutan dan Berdaya Saing Global

Pada Januari–Juni 2026, realisasi pelatihan mencapai 123 batch dengan fulfillment training sebesar 112,84% dari rencana awal. Pelaksanaan pelatihan memanfaatkan metode tatap muka, daring, dan LMS untuk memperluas akses pembelajaran sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaannya.

Budaya Kerja dan Inovasi Digital

Selain kompetensi, WOM Finance menempatkan budaya kerja sebagai fondasi pembentukan organisasi berkinerja tinggi. Perusahaan mengusung budaya TIGER, yang mencakup Teamwork, Integrity, Growth, Excellent Efficiency, dan Relationship Building.

Nilai tersebut diterjemahkan ke dalam enam perilaku konkret atau Six Role Behavior yang diturunkan dari Maybank Group. Internalisasinya dilakukan melalui metode STARS, yakni Socialize, Take Action, Assess, Recognition, dan Sustain, mulai dari membangun kesadaran, penerapan, evaluasi, pemberian apresiasi, hingga menjaga keberlanjutan perilaku.

Implementasi budaya dilakukan melalui beragam kegiatan yang dekat dengan keseharian karyawan, antara lain media edukasi digital, permainan interaktif Joy Day Treasure Hunt, komunitas olahraga, WOM SHErgy untuk pemberdayaan karyawan perempuan, serta kompetisi olahraga TIGER Cup. Perusahaan juga mengadakan Office Joy Day, Family Month, dan kegiatan peringatan hari besar untuk mendorong interaksi serta keterikatan antarkaryawan.

Di sisi digitalisasi, WOM Finance mengembangkan MyW2U, sebuah super app human capital yang telah mengintegrasikan sembilan modul administrasi dalam satu platform. Melalui aplikasi ini, karyawan dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari pengajuan cuti hingga informasi pekerjaan.

Pengembangan MyW2U yang dimulai pada 2022 tersebut memangkas proses birokrasi, mengotomatisasi pelaporan, dan mempercepat respons kerja. Berdasarkan perhitungan internal yang dipaparkan perusahaan, digitalisasi ini berpotensi menghemat biaya hingga Rp3,87 miliar per tahun dibandingkan dengan sejumlah alternatif layanan dan proses manual.

“Modernisasi cara kerja di human capital WOM Finance bukan sekadar fungsi administratifnya, namun juga menjadi mesin efisiensi dari organisasi kami,” kata Cristina yang pada sesi ini didampingi oleh Reni Astuti Dewi (Chief Human Capital Officer) dan Anang Ludy (Head, Business Human Capital).

BACA JUGA:   Membidik Ekspansi Nasional, Tiga Bintang Sejahtera Memulainya dengan Menyiapkan ‘Mesin’ Talenta

Inovasi MyW2U juga mencakup fitur How Was Your Day, yang meminta karyawan memilih emotikon untuk menggambarkan kondisi emosional sebelum melakukan absensi. Fitur ini dirancang untuk membantu tim human capital mengenali kecenderungan suasana hati karyawan dan mengidentifikasi indikasi kelelahan atau tekanan kerja yang membutuhkan perhatian.

Data yang dihimpun pada Januari–Juni 2026 menunjukkan 55,19% sentimen karyawan berada pada spektrum positif, 35,97% netral, dan 8,48% negatif. Informasi tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi untuk merancang program keterikatan dan kesejahteraan karyawan secara lebih tepat sasaran.

Produktivitas Meningkat

Dampak transformasi human capital juga terlihat pada produktivitas tim penjualan. WOM Finance menjalankan tiga inisiatif utama, yakni precision recruitment untuk memenuhi kebutuhan tenaga penjualan spesialis di setiap merek, targeted learning and development melalui pelatihan teknis produk dan penjualan, serta pembentukan budaya kinerja yang lincah (agile performance culture).

Menurut Cristina, rangkaian inisiatif tersebut berhasil meningkatkan produktivitas karyawan tim salesforce sebesar 13,17%, dari 58,68% pada kuartal II 2025 dibandingkan kuartal II 2026. Peningkatan itu disebut menjadi salah satu pendorong kenaikan pendapatan dan laba perusahaan pada kuartal II 2026.

Bagi WOM Finance, capaian tersebut menegaskan pentingnya menyelaraskan strategi SDM dengan kebutuhan operasional dan target bisnis. Penguatan kompetensi, produktivitas, budaya kerja, serta pemanfaatan teknologi menjadi satu kesatuan dalam membangun organisasi yang lebih adaptif.

Cristina menegaskan, human capital perlu mengambil peran lebih besar dalam mendukung arah strategis perusahaan. Dengan pendekatan People Agility for Sustainable Growth, WOM Finance berupaya memastikan transformasi SDM tidak berhenti pada efisiensi proses, tetapi juga menghasilkan talenta yang siap menghadapi perubahan dan mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Tags: TOP Human Capital Awards 2026wom finance
Previous Post

IHSG Ditutup Melemah, Aktivitas Perdagangan Saham di BEI Tetap Ramai

Next Post

Aksi Cepat TJSL Hutama Karya Group Hadirkan Alat Berat dan Logistik bagi Warga Terdampak Banjir di Padang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR