Jakarta, TopBusiness – PT Federal International Finance (FIF) mengumumkan telah menyiapkan dana sebesar Rp250,78 miliar untuk melunasi obligasi yang akan jatuh tempo pada November 2026.
Kepastian tersebut disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait kesiapan dana pelunasan efek bersifat utang.
Dalam surat tersebut, manajemen FIF menyatakan telah menyediakan dana untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan kupon bunga Obligasi Berkelanjutan VI Federal International Finance dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2023 Seri B.
Adapun nilai pokok obligasi yang akan dilunasi mencapai Rp250.784.000.000 atau sekitar Rp250,78 miliar.
Obligasi tersebut dijadwalkan jatuh tempo pada 16 November 2026. Dengan tersedianya dana tersebut, perseroan menyatakan kesiapannya untuk memenuhi kewajiban kepada para pemegang obligasi saat jatuh tempo.
Penyampaian informasi ini dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan BEI Nomor I-E tanggal 29 Januari 2021 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
Dalam aturan tersebut, emiten diwajibkan menyampaikan informasi mengenai kesiapan dana pelunasan efek bersifat utang paling lambat 15 hari bursa sebelum tanggal jatuh tempo.
Surat keterbukaan informasi tersebut ditandatangani oleh Direktur FIF Sri Harjati dan Daniel Hartono.
Penyediaan dana pelunasan obligasi ini menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban keuangan perseroan terhadap instrumen surat utang yang telah diterbitkan.
Dengan kesiapan dana yang diumumkan tersebut, FIF menegaskan komitmennya untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok obligasi dan bunga sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
