Jakarta, BusinesssNews Indonesia – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir negatif. IHSG pada penutupan perdagangan Senin (21/5/2018) merlorot 49,4 poin atau 0,85% ke 5.733,85.
Kurs rupiah terhadap dolar AS yang terus melemah dan sempat menyentuh Rp 14.200 hari ini tampaknya juga berimbas pada pergerakan IHSG.
Mengakhiri perdagangan, ada 151 saham menguat, 217 saham melemah, dan 127 saham stagnan. Sore ini, transaksi perdagangan mencapai Rp7,99 triliun dari 8,74 miliar lembar saham diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 11,99 poin atau 1,3% menjadi 906,90, Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,37 poin atau 0,5% ke 654,93, indeks IDX30 turun 7,11 poin atau 1,4% ke 490,74 dan indeks MNC36 turun 4,27 poin atau 1,3% ke 318,05.
Mayoritas penggerak IHSG bergerak dua arah, dengan sektor keuangan memimpin penurunan hingga 1,9%, disusul sektor infrastruktur 1,5%. Sementara, sektor perkebunan dan mining menguat masing-masing 2,3% dan 1,1%.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp650 atau 2,5% ke Rp26.650, saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp550 atau 3,3% ke Rp17.250, dan saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp525 atau 4,2% ke Rp13.025.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp675 atau 1% ke Rp66.550, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp525 atau 1,5% ke Rp35.300, dan saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp350 atau 4% ke Rp 8.350.
