TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penguatan Tanggul Sungai Pascabanjir di Tapanuli Tengah Terus Dikebut

Albarsyah
25 October 2026 | 20:04
rubrik: Business Info
Penguatan Tanggul Sungai Pascabanjir di Tapanuli Tengah Terus Dikebut

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan dan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Utara mempercepat penanganan dampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Upaya penanganan dilakukan melalui perbaikan dan peninggian tanggul sungai, mobilisasi sarana pendukung, serta koordinasi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah hulu di perbatasan Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara pada Jumat (23/10/2026). Dampak banjir dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Tukka, Kecamatan Badiri, dan Kecamatan Pandan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa Kementerian PU terus memperkuat upaya penanganan bencana hidrometeorologi melalui langkah tanggap darurat dan penyiapan penanganan jangka panjang guna mengurangi risiko banjir berulang.

“Penanganan banjir harus dilakukan secara cepat dan terukur, terutama untuk melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak terhadap permukiman. Selain penanganan darurat, kami juga menyiapkan langkah penanganan permanen agar risiko kejadian serupa dapat dikurangi,” ujar Menteri Dody.

Sebagai bagian dari upaya penanganan BBWS Sumatera II Medan telah mengerahkan 1 unit Excavator standar PC 200 untuk memperbaiki dan peninggian tanggul Sungai Tukka di Desa Hutanabolon serta Sungai Silaga-laga di Desa Sipange. Pekerjaan tersebut bertujuan memperkuat fungsi tanggul dalam menahan aliran air sungai dan meningkatkan perlindungan kawasan di sekitarnya.

Penanganan juga menjadi perhatian pada sistem sungai dan tanggul yang melintasi Kelurahan Bonalumban, Kelurahan Tukka, Kelurahan Hutanabolon, dan Kelurahan Sibuluan. Pemeriksaan kondisi infrastruktur serta identifikasi titik-titik rawan limpasan diperlukan untuk menentukan prioritas penanganan sesuai kondisi teknis di lapangan.

Salurkan Dukungan Darurat

Selain penanganan infrastruktur sungai, Kementerian PU melalui BPBPK Sumatera Utara turut memobilisasi dukungan sarana dan logistik untuk membantu penanganan dampak banjir. Dukungan tersebut meliputi satu unit Mobil Tangki Air (MTA) serta satu unit dump truck yang mengangkut 10 unit hunian sementara (Huntara) menuju Kabupaten Tapanuli Tengah.

BACA JUGA:   Wamen PU dan Kebudayaan Perkuat Kolaborasi Pelestarian Kawasan Cagar Budaya

Kementerian PU juga berkoordinasi dengan Direktur Utama PDAM Tapanuli Tengah untuk mendukung distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak. Dalam upaya tersebut, Kementerian PU meminjamkan satu unit Mobil Tangki Air kepada PDAM agar dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan air bersih kepada warga yang membutuhkan.

Selanjutnya, Kementerian PU terus mendorong koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengidentifikasi kondisi infrastruktur sumber daya air serta menentukan kebutuhan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan teknis. Langkah tersebut mencakup pemeriksaan kondisi tanggul dan alur sungai, identifikasi titik rawan limpasan, serta penyiapan penanganan darurat untuk mengurangi risiko banjir susulan.

Kementerian PU menekankan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting untuk memastikan penanganan berlangsung secara terpadu, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat, perlindungan permukiman, dan pemulihan fungsi infrastruktur dasar.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan wilayah rawan banjir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya apabila hujan deras masih berlangsung di wilayah hulu. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan petugas setempat serta segera menjauhi alur sungai apabila terjadi peningkatan debit air secara tiba-tiba.

Kementerian PU akan terus mendukung penanganan dampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah sesuai kewenangan dan hasil koordinasi dengan instansi terkait, baik melalui langkah tanggap darurat maupun penyiapan penanganan infrastruktur secara berkelanjutan, guna mendukung pemulihan kondisi wilayah dan mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

Tags: Kementerian PU
Previous Post

Memasuki Tahun Kelima, PEVS 2026 Perkuat Peran sebagai Platform Industri Kendaraan Listrik Tanah Air

Next Post

Saham Pilihan Pekan Ini Saat Investor Domestik Solid: UNTR, BDMN, dan Lain-lain

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR