Jakarta, TopBusiness—Harga minyak mentah turun ke sekitar USD101,5 per barel pada Senin, saat menteri pertahanan Arab Saudi mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin Iran di Teheran untuk meredakan ketegangan bilateral. Hal itu dipaparkan pada pagi ini di situs tradingeconomics.com.
Pangeran Khalid bin Salman bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Mohsen Rezaei, bersama Kepala Angkatan Darat Pakistan Asim Munir dan Kepala Intelijen Turki Ibrahim Kalin. Pembicaraan itu berlangsung ketika kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman berulang kali menyerang Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir.
Permusuhan yang berlanjut membuat sebagian investor khawatir akan risiko gangguan besar lainnya terhadap fasilitas produksi, pengilangan, atau ekspor.
Situs itu pun menyebutkan bahwa, di sisi lain, AS pada Jumat mengizinkan pelepasan hingga 400.000 barel dari Cadangan Minyak Strategis untuk mengatasi gangguan pasokan di kilang minyak Louisiana.
Namun, prospek peningkatan produksi AS masih belum pasti karena perusahaan tetap enggan melakukan investasi besar di tengah volatilitas harga dan risiko geopolitik.
