Jakarta, TopBusiness – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menargetkan ekspansi bisnis ke Vietnam dapat terealisasi tahun ini atau awal 2027. Saat ini, perusahaan ritel dengan kode emiten AMRT tersebut masih melakukan negosiasi dengan calon mitra untuk merealisasikan rencana ekspansi ke negara Asia Tenggara itu.
Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin, mengatakan proses negosiasi dengan mitra masih berlangsung.
“Kita lagi masih negosiasi dengan mitra kita. Insyaallah (buka) akhir tahun ini atau awal tahun depan,” ujar Solihin menjawab pertanyaan TopBusiness usai konferensi pers KRISTA InterFOOD 2026 di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Rencana tersebut melanjutkan ekspansi internasional Alfamart setelah memasuki pasar Filipina dan Bangladesh. Dalam paparannya, Solihin menyebut jaringan Alfamart telah mencapai sekitar 2.700 gerai di Filipina. Sementara itu, untuk Bangladesh, ia menyebut jumlahnya saat ini ada sekitar 30 gerai.
“Perusahaan saya sendiri sudah 24 ribu gerai di Indonesia, 2.700 di Filipina, dan sebentar lagi ada 30 di Bangladesh. Dalam waktu dekat kita akan membuka Vietnam,” kata Solihin.
Meski demikian, rencana ekspansi ke Vietnam masih bergantung pada hasil negosiasi dengan mitra. Solihin belum merinci nama mitra, lokasi gerai pertama, nilai investasi, maupun target jumlah gerai yang akan dibuka di negara tersebut.
Ekspansi ke Vietnam berpotensi memperluas jangkauan bisnis Alfamart di kawasan Asia Tenggara. Selain memperkuat kehadiran di pasar domestik, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mengembangkan jaringan ritel di luar Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Solihin juga menyoroti pentingnya industri makanan dan minuman bagi bisnis ritel. Menurut dia, konsumen membutuhkan produk berkualitas, memiliki cita rasa yang baik, harga sesuai, praktis, serta aman dikonsumsi.
Di sisi produsen, akses pasar juga menjadi kebutuhan penting agar produk dapat menjangkau konsumen lebih luas. Karena itu, ia menilai pameran seperti KRISTA InterFOOD dapat menjadi wadah untuk mempertemukan produsen dengan pelaku ritel dan membuka peluang kemitraan.
KRISTA InterFOOD 2026 dijadwalkan berlangsung pada 4–7 November 2026 di NICE PIK 2, Tangerang, Banten. Pameran ini mempertemukan pelaku industri makanan dan minuman dari dalam maupun luar negeri.
