TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

APP Klaim Pemasok Tak Tebang Kayu Alam

Nurdian Akhmad
25 May 2018 | 09:12
rubrik: Capital Market
APP Klaim Pemasok Tak Tebang Kayu Alam

Perkebunan APP di Perawang, Riau/foto: istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Manajemen Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas mengklaim saat ini pihaknya menggunakan 100% kayu perkebunan untuk menunjang produksi. Proses ini telah dilakukan perusahaan sejak 2013. Sebab itu, APP memastikan pemasok tidak menebang kayu alam yang menyebabkan deforestasi.

“Sejak menjalankan forest conservation policy (FCP), ada 20 perusahaan kami tolak menjadi supplier, sebanyak dua perusahaan di-remove karena tidak dapat memenuhi,” kata Elim Sritaba, Director of Sustainability and Stakeholder Engagement APP Sinar Mas di Jakarta, kemarin.

Dengan standar baru itu, perusahaan juga telah menyelesaikan 46% konflik dengan masyarakat setempat. Selain itu perusahaan mampu menekan areal terkena kebakaran hingga tinggal 0,01%. Selain itu perusahaan mengklaim telah mengalih fungsikan 7.000 hektare lahan perkebunan di lahan gambut untuk memulai perlindungan yang lebih baik.

Saat ini, kapasitas terpasang pulp pada Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas mencapai 7 juta ton. Kapasitas produksi pulp ini merupakan produksi maksimum dari tiga pabrik yang dimiliki perusahaan.

“Sekitar 3 juta ton dari Indah Kiat Perawang, hampir 1 juta ton dari pabrik Lontar Papyrus, serta sekitar 3 juta ton dari pabrik Oki Pulp. Jadi produksi maksimum kami saat ini 7 juta ton pulp. Saat ini beberapa mill tidak berjalan 100%,” kata Elim.

Saat ini, produksi perusahaan terdiri atas tisu, kemasan, kertas, pulp, kertas, produk kemasan dan konvensi mencapai 19 juta ton per tahun.

Sementara itu, Managing Director APP Sinar Mas Goh Lin Piao mengatakan saat ini pekerjaan terbesar perusahaan adalah menyelesaikan berbagai persoalan dengan lingkungan seperti sengketa tanah, perambahan hutan secara ilegal hingga penduduk miskin sekitar areal konsesi perusahaan.

BACA JUGA:   Di Tengah Wabah Covid-19, Pasar Masih Atraktif
Previous Post

Ini Komentar Dirut BEI Soal Banyaknya Perusahaan Menunda IPO

Next Post

Sompo Insurance Luncurkan Asuransi Syariah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR