TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dukung Ketahanan Energi Nasional, Produksi Migas Pertamina Hulu Energi Tembus 945 Ribu Barel per Hari di Kuartal III-2026

Albarsyah
4 November 2026 | 13:51
rubrik: BUMN
PHE kian Pede Gali Potensi Migas Indonesia, bakal Pertajam Strategi Eksplorasi Ini

Ilustrasi tambang migas milik Pertamina Hulu Energi. FOTO: Dok PHE

Jakarta, TopBusiness — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku Subholding Upstream Pertamina, mencatatkan kinerja operasional yang positif hingga triwulan ketiga (Kuartal III) tahun 2026. PHE membukukan realisasi produksi minyak dan gas bumi (migas) sebesar 945 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD).

Capaian total produksi tersebut terdiri dari produksi minyak sebesar 467 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas mencapai 2.762 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y Nasroen, menyatakan bahwa pencapaian hingga September 2026 ini merupakan wujud komitmen nyata PHE dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui kegiatan eksplorasi dan produksi yang berkelanjutan.

“Capaian positif hingga September 2026 ini menunjukkan komitmen kuat PHE dalam menjaga ketahanan energi nasional. Kami akan terus mengoptimalkan kegiatan produksi, eksploitasi, serta perawatan sumur untuk memastikan target operasional hingga akhir tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja,” ujar Hermansyah, Senin (2/11/2026).

Eksplorasi dan Penambahan Cadangan Migas

Selain dari sisi produksi, kegiatan eksplorasi perseroan juga mencatatkan hasil signifikan. Hingga Kuartal III-2026, PHE berhasil menyelesaikan pemboran 14 sumur eksplorasi, melakoni survei seismik 2D sepanjang 3.320 km, serta menyelesaikan survei seismik 3D seluas 4.197 km².

Atas upaya eksplorasi tersebut, PHE sukses menemukan sumber daya contingent 2C sebesar 333 juta barel setara minyak (MMBOE), yang mencakup 206 MMBOE minyak dan 127 MMBOE gas. Di saat yang sama, realisasi penambahan cadangan terbukti (P1) PHE tercatat mencapai 72 MMBOE.

Guna menjaga laju produksi di sumur-sumur eksis, PHE mengimbangi eksplorasi dengan kegiatan operasional yang masif. Perseroan mencatatkan pemboran eksploitasi pada 443 sumur, pengerjaan workover pada 943 sumur, serta melakukan well services hingga 22.585 pekerjaan.

BACA JUGA:   Kemenhub dan KBUMN Koordinasi Untuk Efisiensi Biaya Logistik di Sektor Transportasi

Hermansyah menambahkan, PHE akan mempercepat eksekusi program pengeboran, menerapkan teknologi terkini, serta meningkatkan efisiensi operasi demi memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan dan negara.

Dalam menjalankan bisnis hulu migas, PHE memastikan seluruh operasinya berpegang teguh pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), penguatan budaya kepatuhan, tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), serta pencegahan fraud guna menciptakan lingkungan kerja yang transparan, profesional, dan beretika.

Tags: PHE
Previous Post

Pertamina-Toyota Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bahan Bakar Rendah Karbon hingga 2030

Next Post

PGN Pertegas Komitmen Pengembangan Energi Rendah Karbon, Raih Penghargaan Transisi Energi 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR