TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penanganan Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung Terus Dilakukan

Albarsyah
4 November 2026 | 18:45
rubrik: Business Info
Penanganan Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung Terus Dilakukan

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani longsor yang terjadi di ruas Jalan Brumbun–Pantai Sine, Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Penanganan dilakukan untuk menjaga akses Jalur Lintas Selatan (JLS) atau Pansela Jawa tersebut tetap dapat dilalui masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi longsor susulan akibat tingginya curah hujan.

Longsor terjadi pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, menyusul hujan berintensitas tinggi yang berlangsung sejak Minggu sore hingga dini hari. Hasil analisis awal menunjukkan tingginya curah hujan menyebabkan tanah mengalami pelemahan. Kondisi tersebut mengakibatkan lereng tergerus dan material longsor menutup sejumlah bagian badan jalan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, keberadaan jalan yang andal merupakan bagian penting dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas antarkawasan serta instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah.

“Pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan, merupakan fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi logistik”, tambah Menteri Dody.

Melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, Kementerian PU melakukan penanganan dilakukan pada sejumlah titik di ruas jalan Brumbun–Pantai Sine.

Plh. Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali, Yusuf Adinegoro mengungkapkan, saat ini pihaknya telah melakukan pembersihan material longsor dengan bantuan alat berat excavator.

“Langkah ini dilakukan agar lalu lintas tetap dapat berjalan dan akses jalan tidak terputus,” ujarnya.

Selain membersihkan material longsor, petugas juga memasang rambu-rambu peringatan di sejumlah titik rawan sebagai langkah antisipasi untuk memberikan informasi kepada pengguna jalan.

Penanganan lapangan terus dilanjutkan dan Kementerian PU akan terus melakukan penanganan sesuai kondisi lapangan guna menjaga fungsi jalan serta mendukung keselamatan pengguna jalan.

BACA JUGA:   Tinjau Sekolah Rakyat di Solok, Menteri Dody Permudah Akses Pendidikan Bagi Warga Miskin di Dataran Tinggi

Kementerian PU mengimbau masyarakat yang melintasi ruas Brumbun–Pantai Sine untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras, memperhatikan rambu-rambu peringatan, serta berhati-hati ketika melintasi kawasan lereng yang rawan longsor.

Penanganan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian PU dalam menjaga konektivitas jalan nasional agar tetap berfungsi dan dapat mendukung mobilitas masyarakat di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Tags: Kementerian PU
Previous Post

Komitmen Nyata Presiden Prabowo, BUMN Wujudkan Huntara Senen bagi Warga Bantaran Rel

Next Post

IESR: Menuju COP-31, Indonesia Tak Cukup Datang dengan Target Semata

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR